Breaking News:

Menaikkan Iuran Bukan Solusi Mengatasi Defisit BPJS Kesehatan

kenaikan tarif iuran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) belum tentu bisa menambal defisit BPJS Kesehatan.

istimewa
BPJS Kesehatan 

WARTA KOTA, PALMERAH---- Pengamat Kesehatan Universitas Indonesia, Budi Hidayat, mengatakan, kenaikan tarif iuran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) belum tentu bisa menambal defisit BPJS Kesehatan yang sudah terjadi di tahun sebelumnya.

"Kalau seandainya ingin menambal defisit yang dulu, mau di-nolkan, belum semuanya. Ini kan bukan [solusi] jangka panjang," kata Budi, Senin (7/10/2019).

Menurut Budi, ke depannya, masih ada kemungkinan penyesuaian tarif program JKN kembali.

Aturan Terbaru tentang Waralaba, Apa Komentar Aprindo?

Penyesuaian tarif tersebut untuk mengakomodir berbagai kenaikan harga layanan di sektor kesehatan.

Budi mengatakan, usulan kenaikan tarif program JKN oleh Kementerian Keuangan belum sesuai dengan perhitungan aktuaris.

"Seharusnya lebih tinggi. Itu sudah dikompensasi," kata Budi.

Sebelumnya, Kemenkeu elah mengusulkan tarif iuran JKN kelas I sebesar Rp 160.000 per bulan per orang, kelas II diusulkan sebesar Rp 110.000 per bulan per orang, dan kelas III Rp 42.000 per bulan per orang.

Diperkirakan Pinjaman Fintech Lending Akan Semakin Melejit

Sementara itu, BPJS Kesehatan telah memperkirakan defisit yang akan dialaminya tahun ini bisa mencapai Rp 32,48 triliun jika iuran program JKN tak disesuaikan dan upaya bauran kebijakan tidak diterapkan.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris menerangkan, defisit meningkat signifikan lantaran adanya gagal bayar sebesar Rp 9,1 triliun di 2018 yang di-carry over hingga 2019.

"Kalau sejak awal 2019 bauran kebijakan dijalankan, defisitnya bisa sekitar Rp 28 triliun. Tetapi dalam perjalannya kan bauran kebijakan tidak mudah dijalankan. Banyak proses sehingga proyeksinya akan defisit sekitar Rp 32,8 triliun," kata Fachmi.

Pelaku Usaha Ritel Memperkenalkan Format Baru untuk Menarik Pelanggan

Berita ini sudah diunggah di Kontan dengan judul Kenaikan iuran bukan solusi mengatasi defisit BPJS Kesehatan

Editor:
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved