Unjuk Rasa Mahasiswa

Fahri Hamzah Punya Rumus Jitu agar Demonstrasi Mahasiswa Berlangsung Lama

Sebagai mantan aktivis 1998, Fahri Hamzah menceritakan perbedaan aksi mahasiswa 1998 dengan aksi mahasiswa 2019.

Fahri Hamzah Punya Rumus Jitu agar Demonstrasi Mahasiswa Berlangsung Lama
KOMPAS.com/Haryantipuspasari
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/8/2019) 

Mantan Wakil Ketua DPR RI sekaligus aktivis 98 Fahri Hamzah memberikan rumus kepada mahasiswa agar demonstrasi bisa berlangsung lebih lama.

Fahri menyebut niat demonstrasi harus disolidkan seperti ketika era Orde Baru.

Fahri yang sempat ikut turun demonstrasi saat 1998 itu mengkritisi aksi unjuk rasa mahasiswa yang digelar 23 dan 24 September lalu.

Menurut Fahri aksi itu tidak dapat disamakan dengan aksi unjuk rasa tahun 1998.

“Kalau dibandingkan dengan yang dulu saat melawan Orde Baru tidak sama, karena kesalahan Orba terlalu akumulatif, kesalahannya menumpuk, mulai dari hilangnnya kebebasan hingga hilangnya kesejahteraan,” kata Fahri Hamzah di acara E-Talkshow Tv One Jumat (4/10/2019).

Hal itulah kata Fahri yang membuat mahasiswa di era 1998 solid untuk berunjuk rasa menjatuhkan Orde Baru.

Meski mengapresiasi demonstrasi saat ini, Fahri menganggap aksi mahasiswa akhir September lalu tidak akan seperti demonstrasi 1998.

“Karena kalau argumen tidak terlalu kuat biasanya tidak relevan dan tidak lama,” kata Fahri.

Maka dari itu, hal inilah yang menjadi tantangan kelompok mahasiswa saat ini.

Dimana mereka harus kompak satu tujuan terlebih dahulu sebelum menggelar demonstrasi masal.

Halaman
123
Penulis: Desy Selviany
Editor: Andy Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved