Soal Regulasi IMEI, Lebih Baik Sibina Diaudit Terlebih Dahulu

Sibina bakal menjadi sistem yang menampung dan melakukan autentifikasi kode International Mobile Equipment Identity (IMEI).

Soal Regulasi IMEI, Lebih Baik Sibina Diaudit Terlebih Dahulu
Kompas.com/Bill Clinten
ILUSTRASI Nomor IMEI dan nomor sertifikat Postel di label kotak ponsel. 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Sibina bakal menjadi sistem yang menampung dan melakukan autentifikasi kode International Mobile Equipment Identity (IMEI).

Direktur Eksekutif Information and Communication Technology (ICT), Heru Sutadi, mengatakan, sebaiknya Sibina dilakukan audit lebih mendalam.

"Jangan bicara seolah aman. Sebab nanti ketika sistem jalan tapi ternyata tidak aman yang dirugikan masyarakat," kata Heru kepada Kontan, kemarin.

Audit, kata Heru, bisa melibatkan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) atau ke Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI).

Perusahaan profesional independen juga bisa dilibatkan.

Gemar Makan di Restoran All You Can Eat? Ini Ada 5 Trik Makan di Tempat Itu

Tapi sejatinya, Heru tidak setuju jika pencegahan ponsel ilegal dilakukan oleh operator karena seharusnya dilakukan oleh Bea Cukai.

Jadi, bagi Heru wajar jika operator keberatan diminta untuk mengadakan perangkat pembatas akses bagi ponsel ilegal.

"Saya juga enggak setuju pemblokiran dilakukan ketika sudah di tangan konsumen," katanya.

Komisioner BRTI Agung Harsoyo mengatakan Sibina juga diusulkan agar dilakukan pengecekan oleh tim ahli sebelum nanti sepenuhnya diimplementasikan.

"Tujuannya untuk mencari blind spot atau titik hitam kelemahan Sibina," katanya.

Halaman
123
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved