Berita Video

VIDEO : Desainer Indonesia Rinaldy Yunardi Raih Juara di Ajang WearableArt Internasional

Desainer asal Indonesia Rinaldy A Yunardi, kembali mendapatkan penghargaan di ajang World of WearableArt (WOW) Awards di Wellington, New Zealand.

Rinaldy A Yunardi desainer aksesoris kenamaan asal Indonesia kembali mendapatkan penghargaan di ajang World of WearableArt (WOW) Awards yang diselenggarakan di Wellington, New Zealand.

Ini adalah kali kedua Rinaldy dapat penghargaan dari ajang WOW sejak kemenangannya di tahun 2017.

Pada kompetisi tahun 2019 ini, terdapat 108 busana yang menjadi finalis.

Busana tersebut adalah karya 115 desainer yang berasal dari 22 negara dan wilayah untuk memenangkan satu dari 34 penghargaan dan hadiah sebesar NZ$180,000 atau
sekitar Rp 1,6 miliar.

Penghargaan yang didapat Rinaldy adalah Supreme WOW Award, Avant-Garde Section Award, dan International Design Award: Asia.

VIDEO : Sidang MPR Bertele-tele, Anggota Dewan dari Papua Barat Menangis Saat Sampaikan Aspirasi

Semua penghargaan tersebut didapat dari busana rancangannya yang diberi nama The Lady Warrior.
Dalam menciptakan The Lady Warrior, Rinaldy terinspirasi oleh pejuang yang menurutnya paling tangguh, yaitu para perempuan.

The Lady Warrior bukan menggambarkan kekuatan fisik tapi kekuatan dalam diri yang dimiliki seorang anak perempuan, istri dan ibu.

"Saya menggunakan berbagai macam bahan untuk merepresentasikan elemen-elemen berbeda The Lady Warrior," kata Rinaldy.

"Saya menggunakan kertas daur ulang yang dibuat menjadi tali dan kemudian ditenun erat. Ini merupakan simbol kemanusiaan dan kekuatan dalam diri yang dibangun dari pengalaman perempuan – mereka dilahirkan sebagai sosok yang rentan tapi pengalaman hidup mereka membuatnya kuat."

VIDEO: Gladi Bersih HUT TNI ke-74 Tampilkan Parade Alutsista Unggulan

Sementara itu, pendiri World of WearableArt yang juga merupakan juri tetap kompetisi ini, Dame Suzie Moncrieff mengatakan, The Lady Warrior adalah busana yang dideskripsikan oleh para juri sebagai metamorfosis luar biasa dari bahan organik yang rapuh menjadi sesuatu yang sangat indah.

Halaman
123
Penulis: Muhamad Rusdi
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved