Kamis, 9 April 2026

Ini Hasil Survei Milenial, Optimistis soal Kebebasan Finansial

Generasi milenial dipandang sebagai generasi yang optimistis, termasuk soal masa depan keuangan mereka.

thinkstockphotos
Ilustrasi. 

WARTA KOTA, PALMERAH---- Generasi milenial dipandang sebagai generasi yang optimistis, termasuk soal masa depan keuangan mereka.

Bahkan, survei teranyar menunjukkan milenial amat optimistis dengan kondisi keuangan mereka di masa mendatang.

Dilansir dari Business Insider, Rabu (2/10/2019) yang dikutip dari Kompas.com, sebanyak 66 persen milenial berpikir mereka akan kaya suatu hari nanti.

Ini berdasarkan survei terbaru yang dilakukan oleh MagnifyMoney terhadap 1.029 responden dari semua generasi.

Terpuruk, Begini Kondisi Penjualan Mobil Kategori LCGC selama Bulan Agustus 2019

Dalam survei itu, lebih dari separuh jumlah responden meyakini mereka bakal kaya.

Milenial adalah generasi yang paling percaya diri di dalam survei tersebut.

Hanya 49 persen Gen X dan 25 persen baby boomers yang meyakini mereka bakal kaya.

Selain positif tentang masa depan keuangan, milenial pun memiliki potensi dan waktu yang lebih besar untuk membangun kekayaan ketimbang Gen X maupun baby boomers.

Yang menarik, sebanyak 55 persen responden secara keseluruhan mendefinisikan kekayaan bukan dari jumlah tertentu, melainkan kemampuan untuk hidup nyaman tanpa ada kekhawatiran soal keuangan.

Dalam hal angka kekayaan tertentu, hampir 18 persen milenial dan baby boomers menganggap seseorang kaya jika memiliki setidaknya 1 juta dollar AS atau setara sekira Rp 14,2 miliar.

Meskipun sangat optimistis, namun kenyataan kondisi keuangan milenial tak secerah optimistisnya.

Banyak milenial yang menghadapi kondisi keuangan yang tidak karuan dan penghasilan pun tak besar.

Sebuah studi yang dilakukan Deloitte menemukan, rata-rata milenial di Amerika Serikat menghadapi penurunan kekayaan sebesar 34 persen sejak tahun 1996.

FFA Minta Maskapai AS Periksa Boeing 737 NG, Gara-gara Dimodifikasi di China?

Akibatnya, kondisi keuangan milenial lebih suram dibandingkan generasi-generasi pendahulunya.

The Economist juga menyebut, dengan usia yang sama, milenial tak lebih kaya dari generasi-generasi sebelumnya selama rentang tahun 1989-2007.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved