Selasa, 14 April 2026

FFA Minta Maskapai AS Periksa Boeing 737 NG, Gara-gara Dimodifikasi di China?

Boeing Co menemukan keretakan struktural pada pesawat 737 NG yang mengalami modifikasi di China.

thinkstockphotos
Ilustrasi. 

WARTA KOTA, PALMERAH---- Federal Aviation Administration (FAA) mengatakan, maskapai di Amerika Serikat (AS) harus memeriksa 165 pesawat Boeing 737 NG dalam waktu tujuh hari.

Permintaan itu setelah menemukan keretakan struktural pada sejumlah pesawat terbang itu.

Boeing Co menemukan keretakan struktural pada pesawat 737 NG yang mengalami modifikasi di China.

Kemudian menyampaikan temuan itu kepada regulator penerbangan sipil AS tersebut.

Reuters melaporkan seperti dikutip Kontan, FAA menyatakan pada Rabu (2/10/2019), inspeksi Boeing berikutnya menemukan keretakan yang sama di sejumlah kecil pesawat lainnya.

Acuan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Pakai Standar China, Pengamat: Berita Buruk

Pesawat dengan penerbangan lebih sedikit juga akan menjalani pemeriksaan.

Permintaan FAA ini mencakup 1.911 pesawat Boeing 737 NG yang terdaftar di AS.

Boeing 737 NG adalah generasi ketiga 737 dan versi sebelum 737 MAX yang sekarang di-grounded.

Pada Jumat (27/9/2019), Boeing menyebutkan, pihaknya telah menghubungi maskapai pengguna 737 NG tentang penemuan keretakan itu.

Akan tetapi, mereka menambahkan, sejauh ini tidak ada masalah dalam layanan penerbangan.

Boeing menemukan keretakan di pickle fork, sebuah bagian yang memiliki dua cabang di setiap sisi yang terhubung ke badan pesawat dan sayap.

10 Istilah Kopi Bagi yang Mau Ngopi di Kafe Kopi

Total ada empat pickle fork pada 737 NG.

Bagaimana dengan Indonesia?

Mengutip situs Garuda Indonesia, maskapai pelat merah ini mengoperasikan 81 pesawat Boeing 737 NG, tepatnya 737-800NG.

Sementara berdasar laman Lion Air, perusahaan ini memiliki 32 pesawat Boeing 737-800NG.

Sumber: Kontan
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved