Acuan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Pakai Standar China, Pengamat: Berita Buruk

Meragukan standardisasi China terkait kualitas, keselamatan (safety), dan layanan purna jual Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Acuan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Pakai Standar China, Pengamat: Berita Buruk
Kompas.com/Hilda B Alexander
Box Girder pertama Proyek kereta Cepat Jakarta-Bandung tegak berdiri, Senin (30/9/2019). 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Pengamat sekaligus anggota Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Deddy Herlambang, meragukan standardisasi China terkait kualitas, keselamatan (safety), dan layanan purna jual Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

"Kalau mengenai mereka telah membangun puluhan ribu kilometer rel untuk kereta cepat iya, angkat topi. Tapi, jika bicara kualitas, keamanan dan safety, saya kok masih sangsi. Karena banyak terjadi kecelakaan, seperti kereta cepat anjlok di China," kata Deddy seperti dikutip Kompas.com, Selasa (1/10/2019).

Deddy memberi tanggapan terkait rencana PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dalam membangun dan mengoperasikan Kereta Cepat Jakarta- Bandung dengan mengacu pada standar China.

Kenapa UKM Lebih Suka Menggunakan Media Sosial Dibandingkan E-Commerce? Berikut Penjelasannya

"Sekali-kali kita memperkenalkan standar China. Bahwa ternyata tidak hanya Amerika Serikat atau Eropa yang bisa kita jadikan acuan, China telah membuktikan kehebatannya, teknologi, operasional, dan layanan," kata Direktur Utama KCIC, Chandra Dwiputra, saat memberikan sambutan dalam Pemasangan Girder Pertama Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Senin (30/9/2019).

Selain itu, kata Chandra, putra-putri terbaik Indonesia yang lolos rekruitmen sebagai karyawan KCIC pun akan disekolahkan di China guna mempelajari standard operational procedure (SOP) kereta cepat.

"Ilmu yang mereka dapat seperti masalah ticketing, dan pelayanan akan diterapkan saat Kereta cepat jakarta-Bandung, beroperasi," kata Chandra.

Rencana KCIC ini didukung penuh oleh Menteri BUMN Rini Soemarno.

Hari Ini Kurs Kembali Menguat, Ini Penyebabnya

Dia mengatakan, China merupakan satu-satunya negara yang mampu membangun infrastruktur kereta cepat terpanjang di dunia.

"China sekarang menjadi acuan. Mereka sanggup mengembangkan 28.000 kilometer kereta cepat," kata Rini.

Belum ada regulasi

Halaman
123
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved