Aturan Waralaba Dirilis, Berikut Tanggapan WALI Hingga Pelaku Bisnis Waralaba

Kementerian Perdagangan (Kemdag) menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) 71 tahun 2019 tentang waralaba dan industri waralaba berkembang

Aturan Waralaba Dirilis, Berikut Tanggapan WALI Hingga Pelaku Bisnis Waralaba
thinkstockphotos
Ilustrasi. 

WARTA KOTA, PALMERAH---- Kementerian Perdagangan (Kemdag) menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) 71 tahun 2019 tentang waralaba.

Beleid tersebut diharapkan dapat mengembangkan industri waralaba.

Hal itu dilihat dari banyaknya kemudahan yang diberikan dalam Permendag tersebut.

Pada Permendag tersebut tidak diatur mengenai batasan gerai waralaba, tingkat komponen dalam negeri (TKDN), hingga batasan master franchise bagi pemberi waralaba asing.

Meski begitu, Kemendag mengatakan jika batasan gerai masih memiliki aturan lain yang mengikat.

Salah satunya dengan Peraturan Daerah (Perda) soal zonasi yang diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) nomor 112 tahun 2007.

Di Dalam Tas Jack Ma Terselip Buku Bacaan, Termasuk Buku soal Kung Fu?

Begitu pula dengan aturan TKDN dalam industri waralaba.

Pada peraturan tersebut pengaturan mengenai TKDN hanya menggunakan kata mengutamakan penggunaan bahan aku dalam negeri.

Ketua Umum Perhimpunan Waralaba & Lisensi Indonesia (WALI), Levita Supit, mengatakan, jika pelaku usaha waralaba lokal tidak perlu khawatir tentang penggunaan TKDN 80 persen yang tidak lagi diatur.

Pasalnya, meski brand waralabanya berasal dari luar negeri, yang menjalankan bisnis waralaba asing tersebut juga pelaku usaha Indonesia.

Halaman
1234
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved