Ada 4 Hal Penting sebelum Menggadaikan Barang
Harus mempunyai tujuan sebelum menggadaikan barang, jangan sampai Anda menggadai untuk mewujudkan keinginan konsumtif seperti belanja atau traveling.
Anda juga harus menanyakan sistem pelunasan utang sebelum jatuh tempo.
Selain itu, Anda tanyakan sanksi yang diberikan pihak gadai bila telat bayar cicilan.
Anda tidak inginkan barang yang digadaikan rusak saat diterima.
Maka, Anda perlu tanyakan lokasi tempat penyimpanan barang gadai.
"Debitur juga harus menanyakan jaminan yang diberikan gadai ketika barang rusak akibat bencana alam," kata Mike.
Untuk mendapatkan seluruh informasi tersebut, Anda dapat menanyakan secara langsung kepada customer service.
Atau, Anda dapat menjelajah ke dalam website gadai tersebut.
• Enam Ruas Tol Baru Segera Dilelang oleh BPJT Tahun Depan
Cermat menentukan nilai pinjaman
Meminjam dana dari gadai jangan Anda jadikan aji mumpung.
Karena, Anda wajib melunasi cicilan utang untuk menebus barang yang digadaikan.
Jadi, Anda harus cermat dalam menentukan nilai pinjaman yang ditawarkan oleh Gadai.
Sebaiknya, Anda sesuai nilai pinjaman dengan dana yang dibutuhkan.
Asal tahu saja, nilai pinjaman menentukan nilai cicilan utang yang harus dibayar.
Maka, Anda juga wajib menghitung kemampuan membayar utang tersebut.
Jangan sampai utang itu mengganggu arus keuangan Anda. Atau, malah membuat Anda gagal bayar.
Idealnya, porsi utang tidak lebih dari 30 persen dari total pendapatan.
Jadi, Anda wajib mengkalkulasi, apakah nilai seluruh cicilan utang sudah mencapai batas ideal.
• Mau Investasi di P2P Lending? Berikut Ini Tipsnya
Berita ini sudah diunggah di Kontan dengan judul Sebelum menggadaikan barang, simak empat poin penting ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/gadai-barang_7777.jpg)