Jumat, 12 Juni 2026

Rusuh Papua

JOKOWI: Kerusuhan di Wamena Bukan Konflik Antar Etnis, Ini Ulah KKB!

Jokowi menyebut kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua, bukan disebabkan konflik antar-etnis, melainkan ulah kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Tayang:
HO
Gedung kantor dibakar di Wamena, Papua. 

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) menyebut kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua, bukan disebabkan konflik antar-etnis, melainkan ulah kelompok kriminal bersenjata (KKB).

"Jangan ada yang menggeser-geser menjadi seperti sebuah konflik etnis, itu bukan," ujar Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (30/9/2019).

"Ini adalah kelompok kriminal bersenjata yang dari atas di gunung, turun ke bawah dan melakukan pembakaran-pembakaran rumah warga," sambungnya.

Tak Mau Ada Korban Jiwa, Pengemudi Ojek Online Batal Gelar Demonstrasi di Depan DPR

Jokowi pun mengaku telah memerintahkan Menko Polhukam Wiranto dan TNI/Polri untuk menjaga situasi di Papua kondusif, serta menindak tegas pelaku kerusuhan di Wamena.

"Yang perlu saya sampaikan bahwa aparat keamanan telah bekerja keras untuk melindungi semua warga," tuturnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun menyampaikan belasungkawa atas meninggalkanya puluhan orang akibat kerusuhan di Bumi Cenderawasih.

‎DUA Mahasiswa Sulawesi Tenggara Meninggal Saat Demonstrasi, Jokowi Ucapkan Belasungkawa

"Saya ingin mengucapkan duka yang mendalam dan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya korban yang ada di Wamena."

"33 orang telah meninggal di sana," papar Jokowi.

Sebelumnya, polisi menetapkan lima tersangka terkait kerusuhan di Wamena, Papua pada Senin (23/9/2019) pekan lalu.

MAHASISWA Bersedia Dialog dengan Jokowi Asal Disiarkan Langsung Televisi Nasional

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, sebagian besar tersangka berasal dari luar Wamena.

"Dari hasil pemeriksaan, lima tersangka yang sudah ditetapkan oleh Polres Wamena," ujarnya di Rupatama Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (30/9/2019).

 Terduga Teroris Indramayu Kenal Perempuan Lewat Facebook Lalu Diajak Mengebom Kantor Polisi

"Pelakunya sebagian besar bukan pelaku dari Wamena sendiri, tapi juga berbaur dengan pelaku dari luar Wamena," imbuh Dedi Prasetyo.

Akan tetapi, pihaknya belum menjelaskan secara rinci peran dari masing-masing tersangka tersebut.

Menurutnya, polisi hingga saat ini fokus dalam merehabilitasi fasilitas-fasilitas yang rusak.

 DENSUS 88 Ciduk Terduga Teroris di Indramayu, Warga Mengenalnya Sebagai Anak Punk

"Saat ini fokus aparat keamanan melakukan proses rehabilitasi terhadap fasilitas yang rusak."

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved