Kebakaran
Tanggapi Puluhan Bus Terbakar, PT Transjakarta: Bukan Milik Kami
PT Transportasi Jakarta memastikan PO Primajasa tidak lagi berada di bawah pengawasan lembaganya untuk menyiapkan transportasi massal.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memastikan perusahaan otobus (PO) Primajasa tidak lagi berada di bawah pengawasan lembaganya untuk menyiapkan transportasi massal.
Selain kontraknya juga sudah habis, sebanyak 26 bus yang terbakar di Pool Primajasa, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan pada Jumat (27/9/2019) lalu juga bukan milik PT Transjakarta, tapi punya Primajasa.
"Tidak (di bawah pengawasan Transjakarta) dan nggak ada mereka di TJ (operator Transjakarta)," ujar Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transjakarta, Nadia Diposanjoyo saat dikonfirmasi, Sabtu (28/9/2019).
Dalam kesempatan itu, Nadia mengaku tidak bisa memberikan keterangan lebih lanjut mengenai bus berlogo Transjakarta yang terbakar di Pool Primajasa tersebut.
Alasannya, bus tersebut tidak ada kaitannya lagi dengan PT Transjakarta.
"Kami nggak bisa kasih keterangan kalau barang itu bukan milik kami, jadi silakan tanya sama pemilik busnya," kata dia.
• Imam Shamsi Ali DICEKAL saat Akan Ceramah di Masjid PBB, Sebut Ada Pejabat Pendendam dan Anti Kritik
• POLITISI Partai Demokrat Banding SBY dan Jokowi dalam Sikapi Demo Mahasiswa, Alamak Keras Sekali!
• HAH, 90 Mahasiwa Peserta Unjuk Rasa Sudah 4 Hari Masih Hilang, LBH Kesulitan Peroleh Data Polisi
Seperti diberitakan, api menghanguskan 26 bus armada berlogo Transjakarta (TJ) yang terparkir di Pool Primajasa, Tangsel.
Dugaan sementara api berasal dari percikan pengelasan yang dilakukan pekerja sekitar.
Secara kasat mata, bus yang terbakar masih menggunakan logo lama yakni huruf T dan J dengan perpaduan warna merah dan hitam.
Di bagian atas pada logo bertuliskan huruf TJ dengan latar belakang warna merah, sedangkan di bawahnya bertuliskan 'transjakarta' dengan latar belakang warna hitam.
Sementara pada November 2014 lalu, PT Transjakarta tidak lagi memakai logo tersebut.
• KPAI Kecam Sekolah yang Ancam Keluarkan Siswanya Karena Ikut Demo Pelajar di DPR
Logo pada badan bus berubah menjadi sebuah lingkaran warna biru tua dengan dua garis diagonal berwarna putih.
Di sebelah lingkaran terdapat tulisan 'transjakarta' dengan dua warna.
Kata 'trans' berwarna biru muda, sedangkan kata 'jakarta' berwarna biru tua. Perbedaan lambang ini juga diperkuat oleh pernyataan Dirut PT Transjakarta Agung Wicaksono.
Agung mengatakan, masa kontrak lembaganya dengan operator bus tersebut telah habis sekitar tahun 2014 atau lima tahun yang lalu.
• KPAI Sesalkan Banyak Anak-anak Diajak dalam Aksi Mujahid 212 di Monas
Artinya setelah 2014, PT Transjakarta tidak lagi memakai lama tersebut.
"Itu bukan bus Transjakarta lagi. Kontraknya dimulai dari 2007 lalu dan sekarang sudah habis karena hanya tujuh tahun masa kontraknya," kata Agung. (faf)