Rusuh Papua
5 Pendukung Jokowi Minta Dhandy Laksono dan Ananda Badudu Dibebaskan, Ada yang Mau Jadi Penjamin
Pihak aparat menersangkakan aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Dandhy Laksono dan menahan penggalang dana aksi unjuk rasa Ananda Badudu.
Penulis: Desy Selviany | Editor: Dian Anditya Mutiara
Ia juga menyatakan siap jadi penjamin untuk penahanan Ananda Badudu.
“Bebaskan Ananda Badudu, saya & kawan-kawan lain siap jadi “penjamin” agar tahanan Mas Ananda ditangguhkan,” jelas Tsamara.
3. Joko Anwar
Joko Anwar menjadi satu diantara seniman yang getol mendukung Jokowi di Pilpres 2019.
Meski demikian, ia menolak keras penahanan aktivis yang dapat menciderai demokrasi Indonesia.
“Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat” -- Undang-Undang Dasar 1945 #BebaskanAnandaBadudu #BebaskanDandhyLaksono #hapuspasalkaretUUITE” kata Joko di akun twitternya.
• Begini Alasan Joko Anwar Sering Mengajak Tara Basro Berakting di Beberapa Judul Film Garapannya
4. Sutradara Ernest Prakasa
Ernest juga menjadi satu diantara Sutradara Indonesia yang getol mendukung Jokowi.
Namun Ernest, meminta Jokowi bisa bertindak untuk membebaskan aktivis yang kerap mengkritiknya itu.
“Jujur sejujur-jujurnya, gua masih sulit percaya bahwa Jokowi yang menginginkan penangkapan-penangkapan ini. Tapi, sebagai panglima tertinggi, beliau tetap harus bertanggungjawab,” kata Ernest.
5. Akhmad Sahal
Tokoh pemuda Nahdlatul Ulama (NU) Akhmad Sahal mengecam penangkapan Dandhy Laksono.
Meskipun di Pilpres 2019 ia mendukung pemerintah secara militan, Akhmad tetap mengecam penangkapan itu.
“Saya mengecam keras penangakapan @Dandhy_Laksono. Saya kerap bersebarangan dengan Bung Dandhy. Tapi bagi saya, senylekit apapun kritik, semenjengkelkan apapun pendapat, itu bukan alasan yang sah untuk pembungkaman. Bebaskan Dandhy!!” tulis Akhmad.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/ananda-badudu-dandhy.jpg)