Kenapa Kopi Jenis Ini Bisa Dibanderol Hingga Puluhan Juta Rupiah?
Pecinta kopi rela mengeluarkan uang hingga belasan juta rupiah untuk mendapat kopi ini. Apalagi untuk mendapatkannya harus melalui lelang.
WARTA KOTA, PALMERAH--- Bagi penggemar kopi, setidaknya pernah mendengar tentang kopi ini.
Gesha atau yang biasa disebut geisha merupakan varietas kopi terkenal di dunia.
Bukan cuma terkenal karena karakter rasa, tetapi juga dengan harga yang fantastis.
Tidak jarang, pecinta kopi rela mengeluarkan uang hingga belasan juta rupiah untuk mendapat kopi idamannya.
Menurut pernyaatan dari CEO ABCD School of Coffee, Hendri Kurniawan, seperti dikutip Kompas.com, tahun ini baru terjadi pemecahan rekor harga gesha dalam lelang yang dilakukan oleh Best of Panama (BOP).
“(Orang) yang menang lelang, orang Jepang, dengan harga 2.000 dollar AS atau sekitar Rp 28 juta per kilogramnya,” kata Hendri.
• Rumah dengan Harga di Bawah Rp 500 Juta Paling Dicari Konsumen
Untuk dapat membeli kopi ini, kamu bisa pergi ke laman auction.bestofpanama.org.
Disinilah, kopi gesha dari Panama dilelang untuk para pembeli dari seluruh belahan dunia.
Kamu bisa melihat detail kopi yang kamu beli, mulai dari jenis kopi, nama pertanian, nama petani, tingkat curah hujan, proses kopi, cupping score (nilai assosiasi kopi dunia), ketinggian dan masih banyak lagi.
Berdasarkan hasil pengamatan Kompas.com di lelang online yang diadakan di laman auction.bestofpanama.org, kopi gesha dilelang dari kisaran dari Rp 5 juta sampai Rp 32 juta per kilogramnya.
Biji kopi ini yang berasal dari pegunungan kecil di Panama, sebuah negara di Amerika Tengah.
Kopi ini merupakan kopi paling langka dan termahal di dunia.
• Vape Bukan Sebagai Jembatan untuk Berhenti Merokok
Sebenarnya apa yang membuat harga dari geisha ini mahal?
“Hal yang mempengaruhi secara garis besar adalah kualitas rasa dan supply yang terbatas,” kata Adi Taroepratjeka, salah satu juri Indonesia Barista Competition (IBC).
Dalam segi rasa, Adi menyatakan sebenarnya kopi lain tidak kalah dengan kopi geisha, hanya saja kopi geisha memiliki profil rasa yang beragam.
“Gesha mempunyai rasanya yang sangat jelas, sehingga mudah untuk seorang barista menjanjikan beberapa karakter rasa,” kata Adi.
Ia mengatakan, keunikan inilah yang membuat kopi satu ini menjadi bekal para kompetitor lomba kopi kelas dunia, walau tidak semuanya.
Hal ini tergantung di mana tepatnya kopi ditanam dan metode penanamannya, kamu bisa melihat perbedaan spektakuler dengan rasa yang menonjol.
Sebagai contoh, beberapa orang melaporkan mencicipi mangga, berry, jambu biji, jeruk, pepaya, persik, melati, dan nanas.
Karena keunikan ini, beberapa pecinta kopi makin mengidolakan kopi ini.
“Tipikal rasa yang dimiliki geisha adalah fruity (rasa buah-buahan) dan floral (aroma yang mirip dengan bunga-bungaan),” kata Hendri.
Namun, Adi menyatakan hal ini tidak telepas dengan adanya tren rasa di kalangan pecinta kopi.
Tren rasa inilah yang menyebabkan popularitas geisha semakin naik daun.
Geisha juga varietas yang sulit tumbuh.
Tanaman berbuah sangat sedikit tapi pemeliharaannya tinggi.
Pohon gesha memiliki sistem akar yang lebih pendek dari biasanya dan temperamental mengenai ketinggian.
Jika mereka tumbuh terlalu rendah, tanaman rentan terhadap serangan hama dan jamur.
• Zodiak Berhubungan dengan Kepribadian Seseorang? Berikut Penjelasannya
Tetapi jika mereka tumbuh terlalu tinggi, daun dan ceri terkena sinar matahari dan cenderung terbakar.
“Gesha baru dapat tumbuh di ketinggian 1.600 mdpl (meter di atas permukaan laut) dan biasanya sampai 2.100 mdpl,” kata Adi.
Geisha juga membutuhkan komitmen dan pendidikan.
Untuk jumlah waktu dan energi yang sama yang penting untuk menumbuhkan tanaman geisha yang cemerlang, banyak petani bisa membuat pohon kopi lain dan mulai mengambil untung dari tanaman mereka.
Pohon kopi geisha membutuhkan waktu lebih lama dari pohon kopi rata-rata untuk berbuah, membutuhkan delapan tahun dibandingkan dengan yang biasa 4-5 tahun.
Walaupun geisha dapat menawarkan pengalaman kopi yang luar biasa, gesha tidak datang tanpa risiko dan tantangan yang adil bagi mereka yang ingin memproduksinya.
Proses penanaman yang rumit dan lama ini membuat supply dari kopi ini sedikit.
Namun, penikmat yang mencari kopi ini cukup banyak, sampai harus diadakan lelang untuk membelinya. Untuk kamu yang ingin mencicipi kopi ini, beberapa toko kopi dan situs penualan online sudah menjual kopi ini di Indonesia.
Beberapa toko kopi menjual segelas kopi ini seharga Rp 75.000-Rp 100.000.
Ada juga biji kopi yang bisa kamu bawa pulang, tapi jangan kaget bila kamu harus mengeluarkan dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah untuk membawa pulang 100 gram biji kopi geisha.
• Ini yang Dilakukan Pegadaian Agar Bisa Bersaing dengan Fintech
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kopi Geisha Capai Rp 28 Juta, Kenapa Begitu Mahal?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kopi-panas23.jpg)