Rumah dengan Harga di Bawah Rp 500 Juta Paling Dicari Konsumen
Lokasi rumah dengan harga di bawah Rp 500 juta banyak berada di luar Jakarta atau sekitar kawasan Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
WARTA KOTA, PALMERAH--- Rumah dengan harga di bawah Rp 500 juta banyak dicari pada saat ini.
Lokasi rumah dengan harga di bawah Rp 500 juta banyak berada di luar Jakarta atau sekitar kawasan Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Meski lokasinya di luar Jakarta, namun para pencari rumah masih melihat harga jual sebagai pertimbangan utama.
Country Manager Rumah.com, Marine Novita, mengatakan, masyarakat yang mencari hunian di bawah Rp 500 juta sebanyak 62 persen, sementara properti seharga Rp 500 juta-Rp 1 miliar dicari oleh 17 persen.
"Selebihnya di bawah harga Rp 500 juta dan di atas Rp 1 miliar," ujar Marine seperti dikutip Kompas.com baru-baru ini.
• Vape Bukan Sebagai Jembatan untuk Berhenti Merokok
Sementara dari segi usia, kata Marine, didominasi oleh pencari rumah dengan rentang 30-39 tahun dengan komposisi 33 persen.
Di posisi kedua merupakan kalangan milenial sebanyak 30 persen dengan rentang usia 21-29 tahun.
Hal ini menunjukkan bahwa keinginan dan minat kalangan milenial untuk membeli dan memiliki rumah cukup besar.
"Kalangan milenial menjadi responden yang paling antusias membeli rumah dalam enam bulan ke depan, dengan preferensi kisaran harga menengah dan dekat dengan transportasi umum," kata Marine.
Namun demikian, generasi ini masih belum memiliki perencanaan yang matang dalam rencana membeli rumah.
Secara umum, berdasarkan Rumah.com Property Sentiment Index H1 2019, yang merangkum seluruh aspek sentimen pembeli dan calon pembeli terhadap kondisi pasar properti saat ini berada di angka 57, atau naik dari periode sebelumnya sebesar 51.
• Zodiak Berhubungan dengan Kepribadian Seseorang? Berikut Penjelasannya
Responden menilai harga properti masih berada di batas wajar dan terjangkau.
Tingkat kepuasan terhadap iklim properti juga masih terjaga di atas 65 persen.
Namun, niat membeli properti dalam enam bulan ke depan menjadi 59 poin atau turun empat poin dari periode sebelumnya.
Demikian halnya dengan indeks harga. Kenaikannya masih belum setinggi kurun 2013-2014.
Pada Kuartal I-2019, indeks harga properti tercatat 0,8 persen dari sebelumnya Kuartal IV-2018.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/mencari-properti_981mh.jpg)