Pasar Uang
Kemarin Rupiah Melemah, Bagaimana Rupiah Hari Ini: Pergerakan Rupiah Selama 1 Hari Kemarin
Awal pekan rupiah melemah terhadap mata uang dollar AS akibat dari ketegangan perang dagang antara AS dan China.
WARTA KOTA, PALMERAH--- Awal pekan rupiah melemah terhadap mata uang dollar AS.
Berdasarkan data Bloomberg yang dilansir Kontan, rupiah melemah 0,21 persen ke level Rp 14.085 per dollar AS, Senin (23/9/2019).
Sementara di kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah menguat 0,06 persen ke level Rp 14.077 per dollar AS
Analis Monex Investindo, Ahmad Yudiawan, mengatakan ketegangan perang dagang menjadi sentimen utama pelemahan rupiah di awal pekan ini.
Ketegangan perang dagang terjadi karena delegasi China membatalkan kunjungannya ke wilayah pertanian AS setelah Presiden AS Donald Trump memberi pernyataan menolak kesepakatan yang parsial.
• Ini Langkah Mulai Berinvestasi bagi Milenial
Trump menginginkan kesepakatan dagang secara menyeluruh.
“Rupiah pada hari ini didominasi oleh faktor eksternal terutama dari situasi perang dagang,” kata Yudi.
Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, mengatakan, perang dagang yang memanas menjadi pemicu rupiah terkoreksi di awal pekan.
Menurutnya, hasil negosiasi dagang terbaru antara AS dan China menimbulkan ketidakpastian baru.
Ia mengatakan, sebelumnya pasar sudah memiliki optimisme tinggi terhadap hasil negosiasi perdagangan AS-China pada akhir pekan lalu.
“Hasil tersebut memicu permintaan safe haven lebih besar dibandingkan aset berisiko,” kata Josua.
Selain isu perang dagang, Yudi juga berpendapat ada katalis negatif bagi rupiah yang datang dari kondisi geopolitik di Timur Tengah.
Ia mengatakan, kondisi tersebut berefek pada aset berisiko tak hanya mata uang garuda.
Yudi menyampaikan ketegangan di Timur Tengah mulai nampak setelah pasukan Arab Saudi sudah menyerang di sebagian wilayah Yaman.
Josua juga memiliki pendapat lain terkait sentimen lain yang membuat rupiah terkoreksi karena dollar AS naik.
Ia mengatakan, rilis data-data manufaktur Prancis dan Jerman turut memberi efek penguatan pada dollar AS.
• Ingin Mengetahui Apakah Ada SPBU atau Tempat Kuliner di Rest Area? Bisa Pakai Aplikasi Ini
Data-data tersebut menunjukkan hasil yang lebih rendah dari perkiraan pasar.
“Ini menunjukkan tanda-tanda perlambatan ekonomi di Eropa cukup dominan sehingga mendorong pelemahan euro. Pelemahan tersebut berkontribusi terhadap penguatan dollar AS,” kata Josua.
Yudi dan Josua memperkirakan rupiah masih akan mengalami pelemahan hari ini.
Menurut Josua, sentimen-sentimen perang dagang dan rilis data eropa masih akan mendominasi pelemahan rupiah.
Yudi menambahkan sentimen dalam negeri terkait isu-isu demonstrasi yang berhubungan dengan beberapa revisi undang-undang bisa menjadi katalis negatif tambahan bagi pergerakan rupiah esok hari.
• Ingin Bisnis Sewa Tempat Hunian? Bisa Dilihat Penawaran dari Start Up Ini
Yudi menebak pelemahan rupiah pada hari ini akan berada di kisaran Rp 14.000 - Rp 14.120 per dollar AS.
Sedangkan, Josua memprediksi pelemahan rupiah hari ini bersifat terbatas dengan kisaran Rp 14.025 - Rp 14.150 per dollar AS.
Berikut pergerakan rupiah selama satu hari kemarin:
Berita ini sudah diunggah di Kontan dengan judul Negosiasi perang dagang AS-China memanas, kurs rupiah kembali tertekan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kurs-rupiah-hari-ini__kh8h.jpg)