Gawai
Aplikasi Google Tak Sepenuhnya Hilang dari Huawei Mate 30 dan Mate 30 Pro, Masih Bisa Nonton YouTube
Aplikasi Google di Huawei Mate 30 dan Mate 30 Pro bukan hilang sepenuhnya. Beberapa masih terpasang secara pre-loaded, tetapi tidak bisa diakses.
Di ponsel Huawei Mate 30 dan Mate 30 Pro, tiga aplikasi populernya, yakni WhatsApp, Instagram, dan Facebook tidak terpasang secara pre-loaded. Aplikasi-aplikasi tersebut masih bisa diunduh melalui toko aplikasi Huawei, yakni Huawei App Gallery.
MELUNCUR di Berlin, Jerman, Kamis (19/9/2019), Huawei Mate 30 dan Huawei Mate 30 Pro resmi menjadi smartphone Huawei pertama tanpa aplikasi Google.
Meski begitu, duo ponsel flagship Huawei tersebut masih menjalankan sistem operasi Android 10.
Aplikasi Google bukan hilang sepenuhnya. Beberapa masih terpasang secara pre-loaded, tetapi tidak bisa diakses.
Layanan tersebut mencakup aplikasi populer termasuk Google Play Store, Gmail, hingga YouTube.
• Buntut Perang Dagang AS Vs China, Huawei Pastikan Mate 30 dan Mate 30 Pro Tak Punya Google PlayStore
• Huawei Mate 30 dan Mate 30 Pro dengan Modul Kamera 40 MP Bundar, Ini Spesifikasi Lengkap dan Harga
• Ponsel Flagship Huawei Mate 30 dan Mate 30 Pro Resmi Meluncur, Ini Keunggulan dan Harganya

Salah satu podcaster teknologi yang turut diundang dalam acara peluncuran Mate 30 dan Mate 30 Pro di Jerman, Alex Borredo, membuktikannya sendiri.
Melalui akun Twitter pribadinya, @somospostpc, ia menunjukkan hal ini.
Dalam video tersebut, tampak aplikasi YouTube yang terpasang tidak dapat diakses.
Ketika dibuka, muncul sebuah teks yang menerangkan absennya Google Play Service di perangkat tersebut.
Kendati dimikian, dihimpun KompasTekno dari Reuters, Jumat (20/9/2019), CEO Huawei Richard Yu mengatakan bahwa layanan YouTube masih tetap bisa diakses pengguna Mate 30 dan Mate 30 Pro, namun menggunakan browser/peramban.
Tentu saja, peramban yang dimaksud bukanlah peramban besutan Google, seperti Chrome.
Yu menyarankan pengguna untuk mengunduh browser lain.
Keterbatasan layanan Google ini merupakan imbas pemblokiran yang dilakukan pemerintah AS terhadap Huawei dan afiliasinya bulan Mei lalu.

Akibat pemblokiran ini, perusahaan AS dilarang melakukan bisnis dengan Huawei.
Hingga saat ini, pemblokiran tersebut masih ditangguhkan hingga bulan November mendatang.