Kebakaran
UPDATE Kebakaran Lapak Daur Plastik Ulang, Petugas Pemadam Prediksi Padam Esok Pagi
UPDATE Kebakaran Lapak Daur Plastik Ulang, Petugas Pemadam Prediksi Padam Esok Pagi karena banyaknya bahan plastik.
Penulis: Zaki Ari Setiawan |
Kebakaran hebat yang meludeskan sebagian lapak daur ulang plastik di Kampung Rawa Kompeni, Kamal, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (19/9/2019), diprediksi baru akan padam esok pagi.
Komandan Pleton Pemadam Kebakaran Unit C Kalideres, Suhartoyo, menjelaskan banyaknya plastik di tempat itu membuat petugas sulit untuk memadamkan api secara cepat.
"Bisa sampai esok pagi karena ini plastik, biasanya kalau sudah plastik mungkin besok pagi," kata Suhartoyo di lokasi.
Untuk memadamkan belasan lapak daur ulang plastik yang ludes dilalap sijago merah, sebanyak 24 unit armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kebakaran.
Suhartoyo mengatakan, selain pemadam dari DKI Jakarta terdapat juga bantuan dari Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang lantaran lokasinya masih sangat dekat dengan daerah Tangerang.
"Semua dari jakarta barat ada 16 unit, (Kabupaten) Tangerang mungkin 4 unit, dari kotamadya Tangerang 2 unit, dari (Jakarta) Utara 2 unit," ujarnya.
Selain itu, arus lalu lintas menuju lokasi yang padat juga dianggap menjadi kendala bagi petugas ditambah dengan sempit jalan menuju lokasi kebakaran.
Kencangnya hembusan angin membuat api cepat membesar dan menghanguskan lapak-lapak yang saling berdekatan sejak pukul 16.00 WIB.
• SIMAK Jangan Panik Saat Terjadi Kebakaran, Begini Cara Memadamkan Api Secara Darurat
Petugas pemadam kebakaran masih terus berupaya menaklukan sijago merah agar tidak menyebar ke rumah warga atau lapak daur ulang plastik di sekitarnya.
DEKAT BANDARA SOEKARNO HATTA
Sebelumnya diberitakan kebakaran yang meludeskan sejumlah lapak di Jalan Rawa Kompeni, Kamal, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (19/9/2019), masih berdekatan dengan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.
Menurut Senior Manager Of Branch Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno Hatta, Febri Toga Simatupang, asap tebal yang membumbung di kawasan itu dianggap belum mengganggu aktivitas penerbangan.
"Sementara masih normal," kata Febri ketika dihubungi semalam.
Dijelasjan Febri, sampai saat ini belum mendapati informasi gangguan penerbangan baik kedatangan atau keberangkatan pesawat di Bandara Soekarno Hatta.
"Kalau ada updatenya enggak normal pasti diinformasikan," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kebakaran-12.jpg)