Breaking News:

Pasar Modal

IHSG Turun Hingga 1,82 Persen, Ini Penyebabnya

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi dalam pada perdagangan, Senin (16/9/2019).

6. Penutupan perdagangan

IHSG ditutup melemah 115,40 poin atau 1,82 persen ke level 6.219,43 di akhir perdagangan .

Penurunan IHSG ini adalah yang terbesar sejak 11 Oktober 2018.

Sebanyak 122 saham naik, 297 saham turun dan 138 saham tak bergerak.

Hanya satu sektor saham yang selamat ke zona hijau, yakni sektor pertambangan yang naik 0,54 persen.

Sedangkan sembilan sektor lainnya masuk ke zona merah.

Sektor-sektor dengan pelemahan terdalam adalah sektor consumer goods yang turun 6,06 persen, sektor manufaktur turun 3,66 persen, dan sektor keuangan turun 1,62 persen.

Total volume perdagangan saham di bursa mencapai 13,57 miliar saham dengan total nilai Rp 8,73 triliun.

Top losers LQ45 adalah:

1. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) -20,64 persen

2. PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) -18,21 persen

3. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) -6,74 persen

Top gainers LQ45 adalah:

1. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) 4,33 persen

2. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) 4 persen

3. PT Adaro Energy Tbk (ADRO) 4 persen

Investor asing mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp Rp 558,92 miliar di seluruh pasar.

Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Rp 346,9 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 190,7 miliar dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 161,1 miliar.

Berita ini sudah diunggah di Kontan dengan judul Saham GGRM anjlok 20%, IHSG melorot 1,82% ke 6.219 di akhir perdagangan hari ini

Editor:
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved