Pasar Modal
IHSG Turun Hingga 1,82 Persen, Ini Penyebabnya
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi dalam pada perdagangan, Senin (16/9/2019).
1. Pukul 09.02 WIB
Pada Pukul 9.02 WIB, IHSG merosot 1,72 persen atau 109 poin ke 6.225.
Sektor barang konsumen anjlok 7,19 persen di awal perdagangan pagi ini.
Sektor manufaktur pun merosot 4,75 persen.
Sektor industri dsaar melemah hingga 2,30 persen.
Sementara sektor keuangan turun 0,76 persen.
Hanya tiga sektor yang menguat di pagi ini.
Sektor tambang naik 0,56 persen. Sektor perkebunan menanjak 0,38 persen.
Sektor infrastruktur menguat tipis 0,07 persen.
Top losers LQ45 adalah:
- PT Gudang Garam Tbk (GGRM) 20,78 persen
- PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) 19,64 persen
- PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) 5,62 persen
Top gainers LQ45 terdiri dari:
- PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) 6,67 persen
- PT Adaro Energy Tbk (ADRO) 2,55 persen
- PT Indika Energy Tbk (INDY) 2,07 persen
Investor asing mencatat net sell Rp 20,66 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Rp 60,7 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 5,3 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 3,7 miliar.
Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 5,3 miliar, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) Rp 1,7 miliar, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 1,7 miliar.
Berita ini sudah diunggah di Kontan dengan judul IHSG tumbang lebih dari 100 poin, saham dua emiten rokok merosot