Senin, 8 Juni 2026

Ekonom INDEF: Bukalapak Alami Dotcom Bubble?

Harga saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk terjun bebas dalam sepekan menyusul merebaknya kabar Bukalapak akan melakukan PHK.

Tayang:
pexels
Ilustrasi. 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Harga saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk terjun bebas dalam sepekan.

Pada penutupan perdagangan Jumat (13/9/2019), saham EMTK, kode saham  PT Elang Mahkota Teknologi Tbk, anjlok 8,2 persen atau menjadi jajaran top loser di akhir pekan.

Padahal, pada Senin (9/9/2019) EMTK masih berada pada level Rp 7.200 per saham.

Akan tetapi pada Jumat (13/9/2019) anjlok menjadi Rp 5.600, turun 22,22 persen dalam sepekan, menyusul merebaknya kabar Bukalapak akan melakukan PHK.

Turunnya harga saham EMTK tersebut, seiring dengan hangatnya pemberitaan PHK di Bukalapak yang merupakan bagian usaha dari EMTK.

Bagaimana Pergerakan IHSG Awal Pekan? Berikut Penjelasan Analisis dan Perjalanan IHSG Pekan Lalu

"Saya juga melihat apakah ini sebagai tanda dari dotcom bubble? Valuasi besar-besar, tapi profitnya tidak ada. Saat itulah terjadi koreksi saham besar-besaran," kata Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Bhima Yudhistira Adhinegara, dalam keterangan tertulis baru-baru ini.

Hal itu, kata Bhima, pernah terjadi di Negeri Paman Sam.

"Tahun 1998-2000 di Amerika Serikat, perusahaan itu mengejar valuasi tinggi, tapi ternyata secara kinerja merugi," katanya.

Bhima mengatakan, saat ini model persaingan usaha e-commerce jor-joran dalam menggenjot promo diskon.

Akibatnya, pemegang modal terkuatlah yang akan menjadi pemenang.

"Ujungnya, the winner takes all. Iya kalau jadi the winner, jadi pemenang? Ujungnya nanti, yang bisa bertahan dan kuat bertahan, ya yang modalnya kuat," katanya.

16 Tahun Terbit, Koran Lokak Milik Jeff Bezos Akhirnya Bangkrut

Dia memperkirakan hanya akan ada satu atau dua pemain besar yang bisa bertahan.

Adapun lainnya akan diakusisi, merger atau tutup.

Menurutnya, investor memiliki limit dalam berinvestasi.

Di sisi lain, negara asal investor sedang mewaspadai resesi ekonomi.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved