Gudang Senjata Meledak
Ada 17 Mortir dan 1 Bom Ranjau Sisa Perang Dunia II di Gudang Mako Brimob Srondol Yang Terbakar
Dedi Prasetyo menjelaskan, ada 17 buah mortir dan satu bom ranjau sisa Perang Dunia II tersimpan di gudang penyimpanan.
Penulis: Budi Sam Law Malau |
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan, ada 17 buah mortir dan satu bom ranjau sisa Perang Dunia II tersimpan di gudang penyimpanan di Mako Brimob Srondol, Semarang, Jawa Tengah, yang terbakar dan meledak, Sabtu (14/9/2019).
"Handak yang tersimpan itu yang memicu terjadinya ledakan. Semua handak yang disimpan di gudang itu adalah temuan dari masyarakat yang merupakan sisa Perang Dunia II," kata Dedi, Sabtu (14/9/2019) siang.
Dedi mengatakan, tim gegana masih menyisir dan memastikan jika masih ada handak yang perlu pendinginan dan sterilisasi.
• Irjen Firli Akan Tetap Jabat Kapolda Sumsel Sampai Desember 2019 setelah Terpilih Jadi Ketua KPK
• Diungkap Dugaan Pelanggaran Firli Meski Kasus yang Diduga Menjerat TGB Tidak Jelas Kelanjutannya
Menurutnya 17 buah mortir dan 1 bom ranjau sisa Perang Dunia II yang disimpan itu terdiri dari ukuran besar, sedang dan kecil.
"Rinciannya antara lain, ada 6 buah mortir besar handak yang ukurannya panjang sekitar 120 cm, dengan diameter 60 cm. Kemudian 3 buah mortir sedang, ukuran panjang 75 cm, dengan diameter 80 cm. Lalu 8 buah mortir kecil ukuran panjang 30 cm, diameter 25 cm dan 1buah bom ranjau ukuran panjang 55 cm dengan diameter 80 cm," papar Dedi.
Ia menjelaskan langkah yang dilakukan pihak kepolisian adalah telah melakukan sterilisasi. "Sterilisasi ini dikendalikan langsung oleh Bapak Kapolda Jawa Tengah. Dan sterilisasi dilakukan untuk melihat kemungkinan sisa handak yang masih belum meledak," katanya.
Kemudian langkah berikutnya, kata dia adalah pendataan kembali dampak kerusakan akibat ledakan tersebut baik bangunan di Mako Brimob dan rumah warga.
"Selain itu Tim Jibom dari Gegana Danpas Makorbrimob Polri sudah terbang ke Jateng untuk melakukan penjinakan," kata Dedi.
Nantinya tambah Dedi jika dalam sterilisasi ditemukan handak yang masih cukup berbahaya maka langkah selanjutnya akan dilakukan disposal atau diledakkan agar tak aktif.
"Disposal sangat bergantung pada situasi dan aspek keamanan di sana," kata Dedi.
• Preview Jelang Big Match Liverpool Vs Newcastle Mo Salah Unggah Video Baik Saja dengan Sadio Mane
Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
"Untuk korban jiwa tidak ada. Sementara korban luka satu orang yakni Kaden Gegana Polda Jateng," katanya.
Korban katanya mengalami luka di kepala akibat pecahan kaca dari dampak ledakan yang cukup kuat.
"Kini, situasi di sana sudah cukup tenang, sembari menunggu Tim Jibom dari Gegana Danpas Makorbrimob Mabes Polri tiba."
"Pendataan juga kita lakukan untuk rumah warga yang rusak," kata Dedi.
• Kepolisian Melaksanakan Olah TKP Ledakan yang Terjadi di Gudang Mako Brimob Srondol Jateng
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/gudang-mako-brimob.jpg)