Pohon Palem Raksasa di Pondok Indah Dikhawatirkan Pengguna Jalan

Pohon Palem Raksasa di Pondok Indah Dikhawatirkan Pengguna Jalan Menyusul Tumbangnya pohon palem raja di Jalan Arteri Pondok Indah yang menimpa mobil

Pohon Palem Raksasa di Pondok Indah Dikhawatirkan Pengguna Jalan
Warta Kota/Dwi Rizki
Suasana evakuasi pohon tumbang yang menimpa mobil Toyota Avanza hitam bernomor polisi B 2049 BKQ milik Anton Nofianto Nugroho (39) warga Kampung Duri RT 05/01 Semanan, Jakarta Barat di Jalan Alteri Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Selasa (10/9/2019). 

Pengguna jalan khawatir menyusul tumbangnya pohon palem berukuran besar yang menimpa sebuah mobil Toyota Avanza hitam bernomor polisi B 2049 BKQ di Jalan Alteri Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Selasa (10/9/2019). 

Pengemudi mobil itu,  Anton Nofianto Nugroho (39) warga Kampung Duri RT 05/01 Semanan, Jakarta Barat, selamat meski atap mobilnya ringsek.

Warga yang khawatir, salah satunya adalah Fadli (33) pegawai SPBU Pertamina di Jalan Alteri Pondok Indah. Warga Ciputat, Tangerang Selatan itu.

30 Persen SD dan SMP di Kabupaten Bekasi Raih Predikat Sekolah Standar Nasional

Dia mengaku khawatir dengan keberadaan pohon palem jenis palem raja yang kini tumbuh tinggi menjulang.

Terlebih, pohon palem yang tumbuh dan tersebar di sepanjang Jalan Alteri Pondok Indah, tepatnya mulai dari Simpang Lebak Bulus hingga Mall Pondok Indah itu memiliki usia dan berukuran yang seragam.

"Pohonnya udah tua, tingginya aja sekitar 15 meteran, kan bahaya. Makanya kalau usul saya sih seharusnya ditebang. Urusan mau diganti palem yang baru apa pohon lainnya itu sih urusan belakangan," ungkapnya ditemui di pangkalan ojek putaran taman Pondok Indah pada Rabu (11/9/2019).

Selain berusia tua dan berukuran besar, dirinya menyebut kerawanan pohon tumbang juga dibuktikannya dari kondisi taman median jalan yang berukuran kurang dari satu meter.

Median taman yang dipangkas imbas pembangunan jalur bus Transjakarta pada tahun 2013 silam itu hanya menyisakan sedikit pegangan bagi akar pohon palem.

"Sementara itu pohonnya terus gede, nggak kuatlah, makanya roboh kemaren. Masa nggak ada angin, nggak ada ujan roboh, kan itu bahaya," jelasnya.

Oleh karena itu, pria beranak satu itu berharap agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, khususnya Dinas Kehutanan dan Pertamanan DKI Jakarta dapat menebang seluruh pohon dalam waktu dekat.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved