Rabu, 15 April 2026

Perbankan Enggan Menambah Mesin ATM dan EDC, Ini Alasannya

Fenomena ini juga membuat bank mengubah kebijakan penambahan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) dan electronic data capture (EDC).

Di sisi lain, kendati jumlah mesin EDC secara industri berkurang, Bank Mandiri tetap akan menambah dan merelokasi ulang EDC di sejumlah merchant yang kurang produktif.

"Saat ini, Bank Mandiri telah memiliki 230.000 mesin EDC dan terus ditambah untuk memenuhi kebutuhan transaksi cashless," katanya.

Senada, salah satu bank yang paling diuntungkan dengan adanya ATM Link yakni PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mengaku sejak inisiatif tersebut dijalankan pihaknya tidak pernah menambah lagi ATM baru.

Direktur Teknologi Informasi BTN, Andi Nirwanto, mengatakan, pihaknya tetap menambah jumlah EDC hingga saat ini.

Tesla Bakal Merilis Truk Listrik Pada November 2019

Hanya saja, sifatnya hanya untuk memenuhi kebutuhan karena kerjasama bisnis tertentu saja.

Mengenai berkurangnya jumlah mesin EDC di industri, Andi menilai hal tersebut berkaitan erat dengan maraknya pengembangan dan akuisisi merchant melalui teknologi quick response (QR).

"Dengan QR statis (stiker), tidak diperlukan lagi mesin EDC," katanya.

Catatan saja, saat ini BTN memiliki 2.090 unit mesin ATM.

Sementara untuk EDC, BTN hingga kini masih dalam tahap pemenuhan perizinan sebagai acquiring.

Tercatat, BTN memiliki 130 mesin EDC dan masih bersifat close loops.

"Kalau izin keluar, akan ada penambahan jumlah EDC, namun tidak akan agresif," katanya.

Senada dengan BTN, Direktur Teknologi Informasi PT Bank Bukopin Tbk, Adhi Brahmantya, mengatakan, untuk tahun ini pihaknya juga tak berniat menambah ATM.

Namun, tetap dilakukan relokasi atau pembaharuan mesin ATM tipe lama ke tipe baru sebanyak 125 unit.

Pasar Saham Indonesia Tertekan, Sekuritas Menurunkan Target IHSG

Sedangkan untuk EDC, menurutnya saat ini perseroan sudah memiliki 3.000 unit dan tidak akan ditambah.

Alasannya, Bukopin tengah melakukan transformasi dari sisi bisnis ke arah digital.

Di sisi lain, aplikasi mobile banking milik Bukopin sudah dapat melayani kebutuhan transaksi melalui telepon pintar lewat pemanfaatan teknologi QR code atau near field communication (NFC).

Target 5 Destinasi Super Prioritas, Ini Jaminan dari Menteri Perhubungan

Berita ini sudah diunggah di Kontan dengan judul Marak transformasi digital, bank ogah menambah mesin ATM dan EDC

Sumber: Kontan
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved