Hari Literasi Internasional
MRT Gandeng Perpusnas dan Yayasan Kumpulkan Buku Bacaan,MRT Siapkan Perpustakaan di 13 Stasiun
MRT Gandeng Perpusnas dan Yayasan Kumpulkan Buku Bacaan, MRT Siapkan Perpustakaan di 13 Stasiun
Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
Untuk memeriahkan acara, MRT bersama tiga komunitas ini membuka sesi talkshow dengan tema ‘Make Reading a Trend’.
• Walau Rutin Dibersihkan PPSU, Kali Pulo Menghitam Penuh Sampah dan Limbah
Sesi ini akan menjelaskan, bahwa membaca buku merupakan tren masyarakat untuk menyikapi perkembangan zaman yang kian modern.
“Talkshow ini diisi oleh pembicara yang berkompeten di bidangnya, seperti Chiki Fauzi (Spoke Person Wardah), Stefanni Bella selaku penulis buku Elegi Renjana dan Sophia Mega sebagai Booktuber dan penulis buku Loe Ngerti Siapa Gue,” katanya.
Isi Waktu Tunggu dengan Membaca
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak masyarakat untuk mengisi waktu luang saat menunggu transportasi umum maupun di perjalanan dengan membaca buku.
Hal itu dikatakan Anies dalam kampanye Program #RuangBacaJakarta di Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat pada Minggu (8/9/2019) pagi.
• Banyak Taman di Jaksel Dijajah Utilitas, Kasudin Kehutanan dan Pertamanan Salahkan PTSP
Sebagai daerah yang berstatus sebagai Kota Metropolitan, kata Anies, Jakarta perlu menerapkan gerakan membaca.
“Untuk bisa maju berkembang maka warganya harus bisa menjadi warga yang memiliki tingkat literasi yang tinggi,” kata Anies pada Minggu (8/9/2019) pagi.
Dalam kesempatan itu, Anies mencoba membaca buku cerita saat berada di dalam rangkaian kereta MRT dari Bundaran HI menuju Stasiun Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
• HOAKS Video Atraksi Cewek Pesilat Pasar Nusa Purbalingga Tewas Dipalu, Ini Klarifikasi Perguruannya
Saat itu Anies mampu membaca beberapa halaman di buku yang berisi cerita pendek.
“Dalam waktu 30 menit perjalanan (Bundaran HI-Lebak Bulus) saya bisa membaca beberapa cerita di buku itu,” ungkapnya.
Anies menjelaskan, ada 13 stasiun yang dilintasi oleh rangkaian kereta ini dan semuanya memiliki jeda waktu.
Kata dia, jeda waktu itulah yang diminta Anies untuk dimanfaatkan dengan membaca sebuah buku, saat berada di kereta maupun menunggu kedatangan kereta di peron.
“Dari jeda itu kami tawarkan kepada masyarakat, silakan ambil buku untuk dibaca di sepanjang perjalanan lalu silakan dikembalikan di stasiun tujuan,” ujarnya.
Untuk jenis bukunya disesuaikan dengan profil masyarakat Jakarta. Dengan kampanye ini diharapkan masyarakat bisa memanfaatkan waktu luang selama di perjalanan dengan membaca, sehingga kegiatan ini bisa menjadi aktivitas rutin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/anies-baca-buku.jpg)