Berita Video
VIDEO: Rongsokan yang Tutupi Jalan di Depan SMPN 71 Dipindah
Pasalnya, tumpukan rongsokan itu telah mengganggu masyarakat. Apalagi dekat dengan lingkungan sekolah.
Penulis: Mohamad Yusuf | Editor: Ahmad Sabran
Lurah Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat, Shinta Purnama Sari, meminta agar Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Pusat memindahkan tumpukan rongsokan mobil toilet, truk sampah, dan mobil pikap di depan SMPN 71, Jalan Rawasari Selatan, Cempaka Putih Timur, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Pasalnya, tumpukan rongsokan itu telah mengganggu masyarakat. Apalagi dekat dengan lingkungan sekolah.
"Sebelumnya barang-barang itu banyak di lahan RPTRA sini. Lalu justru dipindahkan ke dekat sekolah tersebut. Dari kemarin memang sudah dilakukan pengangkatan, pembersihan lahan," kata Shinta ditemui lokasi, Rabu (4/9/2019).
Pemindahan rongsokan itu menurut Shinta telah dilakukan sejak Mei lalu. Namun, justru rongsokan itu semakin menumpuk dan tidak dilakukan relokasi.
• Siswa SMPN 71 Kebauan, Truk Sampah Parkir di Depan Sekolah
• Warga Kampung Bengek Jakarta Utara Hidup di Tengah-tengah Kondisi Lautan Sampah
"Sebelumnya lokasi itu juga sudah banyak rongsokannya. Kalau bisa dengan adanya pembangunan RPTRA ini, penataan ini kan bukan berarti memindahkan ke lokasi yang baru intinya. Kalau bisa, LH melaksanakan dengan tuntas," katanya.
Shinta ingin memastikan tidak akan ada lagi keluhan warga terkait sarana dan prasarana yang digunakan oleh pihak lain, untuk menaruh barang-barang pemindahan dari barang RPTRA yang dibangun.
"Jangan ada lagi penumpukan barang atau gudang-gudang siluman, dari barang yang memang berada di lingkungan kelurahan Cempaka Putih Timur," katanya.
Rongsokan mobil toilet dan truk sampah diduga milik Suku Dinas Lingkungan Hidup, menumpuk di Jalan Rawasari Selatan, Cempaka Putih Timur, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (4/9/2019).
Keberadaan rongsokan itu berada tepat di depan SMPN 71 Cempaka Putih.
Pantauan Warta Kota, rongsokan itu berupa tumpukan besi dari truk sampah, mobil toilet, dan mobil pikap.
• Ironis, Kedalaman Lautan Sampah di Kampung Bengek Sudah Mencapai 30 Sentimeter
• Simak Pengakuan Warga Kampung Bengek Muara Baru yang Sehari-Harinya Dikepung Lautan Sampah
Tak tanggung-tanggung, tumpukan rongsokan itu tingginya mencapai lebih dari tiga meter. Jumlahnya puluhan bahkan hingga seratusan.
Apalagi rongsokan itu hingga menutupi ruas jalan tersebut yang menjadi akses masyarakat.
Tak hanya rongsokan, lokasi itu juga dipenuhi oleh pengepulan sampah barang bekas. Seperti botol plastik dan kardus, termasuk dengan tempat pembuangan sampah sementara.
Bau tak sedap pun sangat mengganggu.
Lokasi tumpukan sampah itu jaraknya hanya kurang lebih 10 meter dari SMPN 71 Cempaka Putih. Warga sekolah juga merasa terganggu.