Sekantong Kaus Polisi dari Aiptu Imran Yasin Jadi Tanda Perpisahan

Amran (48), tetangga sebelah rumah Aiptu Imran, mengaku memiliki kenangan berkesan dengan almarhum.

Sekantong Kaus Polisi dari Aiptu Imran Yasin Jadi Tanda Perpisahan
WARTA KOTA/DWI RIZKI
Karangan bunga berjejer di depan rumah almarhum Aiptu Imran Yasin, di Jalan Kebagusan Kecil RT 08/08 Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (4/9/2019). 

AIPTU Imran Yasin, anggota Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya, tewas tertabrak truk Hino ketika bertugas di Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road West 2 (JORR W2) Ciledug.

Insiden terjadi di KM 13.200B, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (3/9/2019) malam

Amran (48), tetangga sebelah rumah Aiptu Imran, mengaku memiliki kenangan berkesan dengan almarhum.

Kronologi Polisi Meninggal Ditabrak Truk Saat Tulis Surat Tilang di Tol Ciledug

Sekitar tiga minggu lalu, Amran mengaku dipanggil oleh Aiptu Imran untuk duduk di depan teras rumah.

Layaknya sore selepas Aiptu Imran bertugas, dirinya bersama almarhum menikmati segelas kopi dan rokok, sembari memandangi ikan dan taman kecil di depan rumah Aiptu Imran.

Namun entah mengapa, Aiptu Imran memintanya menunggu sebentar, sedangkan almarhum, katanya, masuk ke dalam rumah.

FOTO-FOTO Evakuasi Polisi Meninggal Ditabrak Saat Menilang di Tol Ciledug, Mobil Patroli Ringsek

Beberapa saat kemudian, Aiptu Imran keluar dan menyerahkan sebuah kantong plastik berukuran besar kepadanya.

Terheran, Amran kemudian melongok isi kantong plastik yang diketahui berisi kaus polisi milik Aiptu Imran.

Dirinya kemudian diminta untuk menjajal kaus polisi yang diberikan.

Mahfud MD: Papua Tidak Boleh Minta Merdeka

"Saya diminta pake, saya tanya, emang enggak apa-pa ya pak? Kan ini kaus polisi."

Halaman
1234
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved