Selasa, 19 Mei 2026

Artis Korea

Penggemar Suarakan Tagar #JusticeFor131 dan Minta Polisi Selidiki Kasus B.I eks iKON dengan Adil

Tagar tersebut berisi seruan para penggemar iKON yang disebut iKONIC untuk memberikan keadilan kepada B.I.

Tayang:
Kompas.com
Kim Hanbin 

Kepolisian Provinsi Gyeonggi Selatan, Korea, kemarin mengumumkan akan menyelidiki kembali kasus narkotika yang menjerat Kim Hanbin atau B.I mantan grup K-pop iKON.

Setelah pengumuman itu, pada Selasa (3/9/2019), daftar trending topic Twitter untuk wilayah Indonesia diwarnai oleh tagar #JusticeFor131 (Keadilan bagi B.I) yang menempati posisi kedua.

Tagar tersebut berisi seruan para penggemar iKON yang disebut iKONIC untuk memberikan keadilan kepada B.I.

Dari 24.000 lebih twit yang menggunakan #JusticeFor131, sebagian besar menginginkan investigasi polisi dilakukan seadil-adilnya.

Angka "131" di sini adalah simbol untuk nama "B.I"

"Sudah lama tertunda. Kami hanya mendengar hal yang sama dari pihak penyelidik. Kami pikir itu sudah ada perkembangannya dan kami sudah menantikan hasulnya. Tolong selidiki dengan serius dan berikan kami hasil yang jelas. Kami ingin #JusticeFor131," tulis akun @IKON_INT.

Warganet lainnya dengan akun @akmlmymn menulis,"Tolong selesaikan penyelidikan dengan bersih. JIka Hanbin memang harus dihukum, berikan dia hukuman yang benar kali ini dan bebaskan dia dari semua hal yang tidak benar ini. Jika Hanbin tidak bersalah, tolong bersihkan namanya dan jangan pernah mencoba untuk merusak karirnya. Jangan hancurkan kebahagiaan Hanbin #JusticeFor131."

Polisi Kemungkinan Kembali Selidiki Kasus B.I iKON yang Gunakan Narkotika

Penggemar Marah Dengan Kabar B.I Eks iKON Ditendang Yang Hyun Suk

Psikiater Ini Tunjukkan Bukti B.I iKON Seorang Pencandu

"Selama berbulan-bulan kami mencoba untuk diam demi penghargaan kami pada proses penyelidikan. Tetapi apa yang sudah kalian hasilkan? Tidak ada apapun. Tolong lakukan penyelidikan dengan benar dan adil. Jangan rubah masalah ini menjadi sirkus. #JusticeFor131," tulis pemilik akun @ikonnoonasquad.

Sebelumnya diberitakan, selama hampir tiga bulan polisi dan kejaksaan saling lempar soal kasus narkoba B.I, akhirnya diputuskan bahwa polisi akan melakukan penyelidikan sendiri.

"Kami telah memutuskan bahwa polisi akan menyelidiki (kasus dugaan narkoba yang menjerat B.I)," kata Komisaris Jenderal Kantor Polisi Provinsi Gyeonggi Selatan Bae Yong Ju.

Dugaan narkoba terhadap B.I kali pertama diangkat ke permukaan oleh Dispatch pada 12 Juni 2019, ketika outlet media itu melaporkan bahwa B.I diduga mencoba untuk membeli obat-obatan terlarang pada 2016.

Setelah itu, B.I merilis pernyataan pribadi, di mana ia meminta maaf karena menyebabkan masalah dan mengumumkan keluar dari iKON dan agensinya, YG Entertainment.

KBS kemusian melaporkan, polisi dan kejaksaan gagal melakukan investigasi yang tepat terhadap kasus dugaan narkoba B.I pada 2016 dan bahwa Yang Hyun Suk (mantan bos YG Entertainment) berusaha untuk memengaruhi kesaksian informan “A” tentang B.I pada saat itu.

KBS mengkonfirmasi dalam laporan kedua mereka bahwa polisi sudah mengajukan laporan investigasi terpisah tentang tuduhan narkoba terhadap B.I ketika meneruskan kasus tersebut ke kantor kejaksaan, namun jaksa penuntut yang tidak mengambil tindakan lebih lanjut terhadap perkara itu.

Eks CEO YG Entertainment Yang Hyun Suk Jalani Pemeriksaan Terkait Perjudian di Luar Negeri

iKON Rajai Trending Topic Twitter Hingga Muncul Tagar iKON Tinggalkan YG Entertainment

Kasus B.I Mantan iKON Diteruskan ke Kejaksaan

Jaksa lalu menjelaskan, kasus tersebut tidak diproses lebih lanjut karena pada saat itu polisi hanya meneruskan kasus tentang "A" dan selama proses pemeriksaan jaksa penuntut terhadap "A," nama B.I sama sekali tidak disebutkan.

Informan "A" dan kuasa hukumnya juga melaporkan kepada Komisi Anti-Korupsi dan Hak Sipil tentang adanya kecurigaan hubungan korup antara YG Entertainment dengan polisi.

"A" sebagai tambahan mengatakan, Yang Hyun Suk telah mengancamnya agar mengubah kesaksian awalnya tentang B.I.

Setelah itu, Kantor Polisi Provinsi Gyeonggi Selatan mengungkapkan bahwa mereka membentuk tim eksklusif yang akan bertugas menyelidiki semua kecurigaan yang muncul dari dugaan bahwa B.I berupaya untuk membeli dan menggunakan narkoba.

Hal itu menjadi semakin rumit ketika Komisi Anti-Korupsi dan Hak-Hak Sipil bersama "A" meminta jaksa penuntut untuk menyelidiki hubungan YG dengan polisi.

Namun, jaksa dari Pengadilan Distrik Pusat Seoul, tempat kasus itu diajukan, tidak memiliki yurisdiksi untuk mengarahkan penyelidikan Kepolisian Provinsi Gyeonggi Selatan tentang kasus B.I karena kantor mereka berada di distrik yang berbeda.

Meski begitu, pengadilan juga tidak dapat mengabaikan permohonan "A" bahwa mereka tidak ingin polisi untuk menyelidiki kasus ini karena adanya dugaan hubungan korup polisi dengan YG Entertainment.

Akibatnya, Pengadilan Distrik Pusat Seoul harus menahan kasus ini selama lebih dari dua bulan sebelum memulai penyelidikan secara resmi.

Dua setengah bulan kemudian, pada akhirnya polisi mengonfirmasi bahwa mereka akan melakukan penyelidikan mereka sendiri atas dugaan narkoba B.I. Mengenai permohonan "A," yang tidak ingin polisi untuk menyelidiki kasus ini, Bae Yong Ju memberi penjelasan.

"Kami saat ini berusaha meyakinkan ('A'). Karena kuasa hukum ('A') agak yakin, kami berharap ('A') juga setuju dengan polisi yang melakukan penyelidikan," ujar Bae Yong Ju.

Ia menjelaskan lagi, hal itu tidak berarti bahwa kasus tersebut akan dilimpahkan dari Pengadilan Distrik Pusat Seoul ke Pengadilan Distrik Suwon, yang merupakan pengadilan yang berada di distrik yang sama dengan Kantor Polisi Provinsi Gyeonggi Selatan.

Menurut Bae Yong Ju, pihaknya sudahmeminta Pengadilan Distrik Pusat Seoul untuk menyerahkan hak penyelidikan kasus tersebut ke Kantor Polisi Provinsi Gyeonggi Selatan, namun penuntut tidak menyetujui permintaan tersebut.

Walaupun demikian, pengadilan membiarkan polisi untuk membuka penyelidikan mereka sendiri.

Sebuah sumber dari Pengadilan Distrik Pusat Seoul mengonfirmasi bahwa kasus pelapor yang diteruskan dari Komisi Anti-Korupsi dan Hak Sipil akan terus diselidiki oleh pengadilan.

Polisi Kemungkinan Buka Kasus B.I iKON yang Diduga Membeli Narkotika

Dispatch Kembali Keluarkan Fakta Baru Tentang Kasus B.I iKON

B.I iKON Mundur Setelah Diduga Terlibat Narkotika

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kasus Narkoba B.I Eks iKON Diselidiki Ulang, Tagar #JusticeFor131 Jadi Trending".

Editor : Andi Muttya Keteng Pangerang

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved