Artis Korea

Polisi Kemungkinan Buka Kasus B.I iKON yang Diduga Membeli Narkotika

Tahun 2016, berdasarkan pernyataan A, polisi tidak melanjutkan pemeriksaan terhadap B.I dan mengirim A dan penjualnya ke jaksa penuntut.

Polisi Kemungkinan Buka Kasus B.I iKON yang Diduga Membeli Narkotika
Kompas.com
Kim Hanbin 

KASUS B.I iKON masih terus berlanjut.

Kali ini, polisi akan melakukan pemeriksaan ulang atas kasus Kim Hanbin yang diduga terlibat dalam pembelian obat terlarang.

Publik dihebohkan oleh pemberitaan Dispatch yang menulis kalau B.I diduga membeli ganja dan LSD (ganja jenis baru).

Mereka merilis percakapan antara seseorang berinisial A dan B.I i media sosial KakaoTalk pada bulan April tahun 2016 yang isinya menyarankan B.I membeli ganja.

Setelah berita itu diturunkan Dispatch, B.I melalui akun Instagram pribadinya mengatakan kalau dia tidak pernah membeli ganja dan meminta maaf atas masalah itu dan mengumumkan kalau ia akan meninggalkan iKON sekaligus mengakhiri kontrak kerjanya dengan YG Entertainment.

B.I iKON Mundur Setelah Diduga Terlibat Narkotika

Penggemar Tuntut Dispatch dan Ramaikan Tagar #SueDispatch di Twitter

Susy Susanti Puji Penampilan Jonatan dan Anthony yang Mulai Beri Nilai Positif

Sementara A, sudah ditangkap polisi pada Agustus 2016 atas tuduhan penggunaan rokok ganja dan percakapan di KakaoTalk sudah diamankan.

Saat itu, A mengatakan,"Meskipun memang benar B.I meminta saya untuk membeli narkoba untuknya, saya tidak pernah memberikan narkoba padanya dan kami tidak pernah memakai narkoba bersama-sama."

Dilansir Soompi, berdasarkan pernyataan A, polisi tidak melanjutkan pemeriksaan terhadap B.I dan mengirim A dan penjualnya ke jaksa penuntut.

Karena laporan Dispatch inilah, maka kasus itu kembali terkuak.

Prestasi Praveen/Melati Dinilai Tunjukkan Perkembangan

V BTS Bikin Perancang Inggris Ini Kebanjiran Pesanan

Telanjang Dada, Mino WINNER Bikin Heboh Dunia Maya

Permintaan untuk melakukan pemeriksaan terhadap B.I pun kembali muncul dan diharapkan ada pemeriksaan yang lebih jelas.

"Kami akan menghubungi A yang membuka bukti percakapan antara dirinya dan B.I terkait pembelian narkoba. Dan jika ada pengakuan dari A maka kemungkinan akan ada penyelidikan lebih lanjut," ujar sumbar dari tim investigasi narkotika dari kantor kepolisian Gyeonggi.

"Pada saat itu, sulit sekali menemukan bukti yang objektif yang lebih akurat untuk mengklarifikasi klaim mengenai B.I. Jadi kami tidak bisa melanjutkan penyelidikan," ujar polisi yang mengaku tidak percaya dengan penyelidikan yang kurang bukti.

Penulis: Dewi Pratiwi
Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved