Artis Korea
Penggemar Suarakan Tagar #JusticeFor131 dan Minta Polisi Selidiki Kasus B.I eks iKON dengan Adil
Tagar tersebut berisi seruan para penggemar iKON yang disebut iKONIC untuk memberikan keadilan kepada B.I.
Kepolisian Provinsi Gyeonggi Selatan, Korea, kemarin mengumumkan akan menyelidiki kembali kasus narkotika yang menjerat Kim Hanbin atau B.I mantan grup K-pop iKON.
Setelah pengumuman itu, pada Selasa (3/9/2019), daftar trending topic Twitter untuk wilayah Indonesia diwarnai oleh tagar #JusticeFor131 (Keadilan bagi B.I) yang menempati posisi kedua.
Tagar tersebut berisi seruan para penggemar iKON yang disebut iKONIC untuk memberikan keadilan kepada B.I.
Dari 24.000 lebih twit yang menggunakan #JusticeFor131, sebagian besar menginginkan investigasi polisi dilakukan seadil-adilnya.
Angka "131" di sini adalah simbol untuk nama "B.I"
"Sudah lama tertunda. Kami hanya mendengar hal yang sama dari pihak penyelidik. Kami pikir itu sudah ada perkembangannya dan kami sudah menantikan hasulnya. Tolong selidiki dengan serius dan berikan kami hasil yang jelas. Kami ingin #JusticeFor131," tulis akun @IKON_INT.
Warganet lainnya dengan akun @akmlmymn menulis,"Tolong selesaikan penyelidikan dengan bersih. JIka Hanbin memang harus dihukum, berikan dia hukuman yang benar kali ini dan bebaskan dia dari semua hal yang tidak benar ini. Jika Hanbin tidak bersalah, tolong bersihkan namanya dan jangan pernah mencoba untuk merusak karirnya. Jangan hancurkan kebahagiaan Hanbin #JusticeFor131."
• Polisi Kemungkinan Kembali Selidiki Kasus B.I iKON yang Gunakan Narkotika
• Penggemar Marah Dengan Kabar B.I Eks iKON Ditendang Yang Hyun Suk
• Psikiater Ini Tunjukkan Bukti B.I iKON Seorang Pencandu
"Selama berbulan-bulan kami mencoba untuk diam demi penghargaan kami pada proses penyelidikan. Tetapi apa yang sudah kalian hasilkan? Tidak ada apapun. Tolong lakukan penyelidikan dengan benar dan adil. Jangan rubah masalah ini menjadi sirkus. #JusticeFor131," tulis pemilik akun @ikonnoonasquad.
Sebelumnya diberitakan, selama hampir tiga bulan polisi dan kejaksaan saling lempar soal kasus narkoba B.I, akhirnya diputuskan bahwa polisi akan melakukan penyelidikan sendiri.
"Kami telah memutuskan bahwa polisi akan menyelidiki (kasus dugaan narkoba yang menjerat B.I)," kata Komisaris Jenderal Kantor Polisi Provinsi Gyeonggi Selatan Bae Yong Ju.
Dugaan narkoba terhadap B.I kali pertama diangkat ke permukaan oleh Dispatch pada 12 Juni 2019, ketika outlet media itu melaporkan bahwa B.I diduga mencoba untuk membeli obat-obatan terlarang pada 2016.
Setelah itu, B.I merilis pernyataan pribadi, di mana ia meminta maaf karena menyebabkan masalah dan mengumumkan keluar dari iKON dan agensinya, YG Entertainment.
KBS kemusian melaporkan, polisi dan kejaksaan gagal melakukan investigasi yang tepat terhadap kasus dugaan narkoba B.I pada 2016 dan bahwa Yang Hyun Suk (mantan bos YG Entertainment) berusaha untuk memengaruhi kesaksian informan “A” tentang B.I pada saat itu.
KBS mengkonfirmasi dalam laporan kedua mereka bahwa polisi sudah mengajukan laporan investigasi terpisah tentang tuduhan narkoba terhadap B.I ketika meneruskan kasus tersebut ke kantor kejaksaan, namun jaksa penuntut yang tidak mengambil tindakan lebih lanjut terhadap perkara itu.
• Eks CEO YG Entertainment Yang Hyun Suk Jalani Pemeriksaan Terkait Perjudian di Luar Negeri
• iKON Rajai Trending Topic Twitter Hingga Muncul Tagar iKON Tinggalkan YG Entertainment
• Kasus B.I Mantan iKON Diteruskan ke Kejaksaan
Jaksa lalu menjelaskan, kasus tersebut tidak diproses lebih lanjut karena pada saat itu polisi hanya meneruskan kasus tentang "A" dan selama proses pemeriksaan jaksa penuntut terhadap "A," nama B.I sama sekali tidak disebutkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kim-hanbin.jpg)