Anggaran RAPBN 2020 Konservatif, Saham Konsumer Hingga Medis Boleh Dilirik
anggaran pemerintah pada 2020 cukup konservatif, saham sektoral yang diuntungkan di antaranya sektor konsumer.
Dengan melihat gambaran sementara postur anggaran ini, Bahana memperkirakan saham sektoral yang diuntungkan di antaranya sektor konsumer khususnya yang terkait dengan bahan pangan utama seperti beras, pakan ternak serta tembakau.
Tarif cukai pada 2020, diperkirakan akan naik pada kisaran 10 persen-11 persen.
Dalam RAPBN 2020, pendapatan cukai diperkirakan naik sebesar 8,2 persen atau secara nominal mencapai Rp 179,3 triliun, dari perkiraan pendapatan sepanjang tahun ini sebesar Rp 165,8 triliun.
• Kecelakaan Tol Cipularang, Tanggapan Pengusaha Bus dan Truk, Penggiat Keselamatan Berkendara
Sektor yang berkaitan dengan kesehatan seperti rumah sakit dan farmasi juga bakal diuntungkan, melalui program jaminan kesehatan nasional (JKN) yang terkait dengan BPJS Kesehatan.
Dalam RAPBN 2020, pemerintah mengalokasikan anggaran kesehatan mencapai Rp 132,2 triliun atau naik sebesar 13 persen, dibanding anggaran tahun ini, yang ditargetkan sebesar Rp 117 triliun.
Pemerintah akan meningkatkan efektivitas program JKN di antaranya melalui reviu besaran iuran PBI (penerima bantuan iuran) dan non PBI, strategic purchasing untuk efisiensi biaya manfaat dan mempercepat peningkatan kepersertaan non PBI.
"Rumah sakit yang menjalankan program BPJS seperti Siloam dan Kimia Farma yang memasok obat-obatan akan diuntungkan dengan adanya kenaikan alokasi belanja kesehatan ini, sebab pembayaran dari BPJS kemungkinan akan lebih baik," kata Lucky.
• Pengamen Berusia 74 Tahun Ditangkap Satpol PP, Didalam Tas Ada Deposito Senilai Rp 25 Juta
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Postur Anggaran RAPBN 2020 Konservatif, Saham Konsumer Hingga Medis Patut Dilirik
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/reksadana-saham_09k.jpg)