Kesehatan

PRT Tewas Digigit Anjing, Begini Pertolongan Pertama Setelah Digigit Anjing

digigit anjing adalah kejadian yang cukup umum terjadi, dan kebanyakan korban adalah anak-anak berusia antara 5 sampai 9 tahun.

PRT Tewas Digigit Anjing, Begini Pertolongan Pertama Setelah Digigit Anjing
net
Ilustrasi -- Pertolongan pertama setelah digigit anjing 

Jika bisa, cobalah untuk mendapatkan sesuatu (biasanya batu) antara Anda dan anjing.

Posisikan tubuh untuk  berdiri tegak dengan kedua kakimu, dan buat lengan menempel di sambil membuat tinju yang mengarah pada anjing.

Jangan melihat langsung mata anjing, karena ini akan ditafsirkan sebagai tanda bahwa Anda akan menyerang, maka tatap ke bawah atau ke sisi lain anjing.

Dengan berdiri diam, anjing akan kehilangan minat menggigit, dan Anda mungkin bisa mundur perlahan.

Kronologi Anjing Gigit PRT Hingga Tewas

Kapolsek Cipayung Kompol Abdul Rasyid menceritakan kronologi peristiwa tewasnya seorang pembantu rumah tangga bernama Yayan (35) karena terkaman anjing di rumah majikannya.

Yayan tewas setelah diterkam Sparta, anjing jenis Malinois Belgia milik majikannya di Jalan Langgar Rt. 04/04 No. 41, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta timur, Jumat (30/8) malam lalu.

Awalnya, TD (72) yang merupakan pemilik rumah meminta Yayan untuk memberi makan anjing berjenis Malinois Belgia tersebut.

Malinois Belgia
Malinois Belgia (istimewa)

"Jadi majikannya ini menyuruh korban untuk memberi makan. Padahal dia sudah bilang kalau takut sama anjingnya," kata Rosyid di Mapolsek Cipayung, Jakarta Timur, Senin (2/9/2019).

 Rumah Pemilik Anjing yang Terkam PRT Hingga Tewas Didemo Warga, 10 Orang Pernah Jadi Korban

Namun, lantaran baru bekerja selama 2 minggu, Yayan mencoba untuk memenuhi permintaan TD.

Setelah pintu kandang terbuka, secara tiba-tiba, anjing tersebut menerkam Yayan dan mengigitnya dengan membabi buta.

"Habis buka kandang, tiba-tiba langsung nerkam begitu. Digigit di bagian leher, kemudian ada luka juga di payudara kanan dan cakaran di dada bagian tengah," tuturnya.

 BREAKING NEWS: Pembantu Rumah Tangga Tewas Diterkam Anjing Majikannya

Korban langsung dilarikan ke RS Adhyaksa untuk mendapatkan pertolongan medis.

Lantaran luka yang diderita cukup parah, perempuan malang itu kemudian dirujuk ke RS Polri Kramat Jati.

"Namun saat tiba di RS Polri, korban sudah tidak ada (meninggal)," ujarnya.

Kapolsek menambahkan suami Yayan yang juga merupakan ART di rumah tersebut melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Cipayung, Jakarta Timur.

Didemo warga

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Sparta, anjing berjenis Malinois Belgia baru saja menerkam Yayan (35) hingga tewas pada Jumat (30/8) lalu, di Jalan Langgar Rt. 04/04 No. 41, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta timur, sudah sering menggigit warga sekitar.

Bambang (46) seorang warga sekitar mengatakan sudah ada 10 orang yang menjadi korban gigitan Sparta sejak bertahun-tahun lalu.

 BREAKING NEWS: Pembantu Rumah Tangga Tewas Diterkam Anjing Majikannya

"Ada banyak yang digigit, tapi memang ini majikannya mau tanggung jawab sih," ungkap Bambang di lokasi.

Warga pun sempat protes lantaran kejadian gigitan tersebut terus terulang kembali.

Hingga kemudian emosi warga tersulut setelah mengetahui Yayan meregang nyawa.

Pada Minggu (1/9) kemarin, warga berbondong-bondong menyambangi rumah pemilik anjing berinisial HS (73).

"Kami berdemo dan menolak keberadaan anjing pembunuh itu. Kami mau anjing itu enggak ada di lingkungan kampung kami," tegas Bambang.

Warga memasang spanduk.
Warga memasang spanduk. (Warta Kota/Rangga Baskoro)

Protes warga kemudian ditanggapi oleh Lurah Cilangkap, Nasir Sugiar yang mendatangi rumah HS didampingi oleh Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (KPKP) Jakarta Timur, Senin (2/9) pagi tadi.

Namun sayangnya, tak satu pun pemilik rumah yang ada di kediaman tersebut.

"Jadi mungkin rencananya kami akan kembali lagi ke sini besok untuk menindaklanjuti laporan warga kami," ucap Nasir.

Pantauan Warta Kota, pemilik rumah sudah memberikan peringatan berupa kertas di depan pagar bertuliskan, "Awas Ada Anjing Galak (Minta Anak Buka Pintu)".

Rumah tersebut terbilang cukup besar dengan halaman yang sangat luas di depannya. Terlihat jeruji besi di bagian kanan rumah.

Saat para warga mengetuk pagar, terdengar suara Sparta yang menyalak cukup lama dari dalam kandang tersebut.

Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved