Kamis, 23 April 2026

Kesehatan

PRT Tewas Digigit Anjing, Begini Pertolongan Pertama Setelah Digigit Anjing

digigit anjing adalah kejadian yang cukup umum terjadi, dan kebanyakan korban adalah anak-anak berusia antara 5 sampai 9 tahun.

net
Ilustrasi -- Pertolongan pertama setelah digigit anjing 

Pembantu rumah tangga tewas diterkam anjing di Cilangkap, Cipayung baru bekerja di rumah majikannya selama dua minggu ketika peristiwa terjadi.

Sebenarnya bagaimana pertolongan pertama orang yang digigit anjing

Seperti dilansir Wartakotalive dari HelloSehat, digigit anjing adalah kejadian yang cukup umum terjadi, dan kebanyakan korban adalah anak-anak berusia antara 5 sampai 9 tahun. 

Seperti kebanyakan jenis gigitan hewan, gigitan anjing biasanya dapat diobati dengan pertolongan pertama yang sederhana di rumah untuk mencegah agar virus dan bakteri dari anjing tidak menular.

ANJING Malinois Belgia Penerkam PRT Hingga Tewas Dikenal Setia dan Dipakai Jaga Gedung Putih di AS

Karena pada dasarnya air liur hewan mengandung jutaan bakteri yang bisa menyebabkan infeksi.

Bagian tubuh mana yang paling umum digigit anjing?

Penting untuk mengetahui pola gigitan anjing.

Gigi anjing bagian depan biasanya digunakan untuk menangkap korban, sedangkan gigi lainnya menarik kulit di sekitarnya saat mereka mulai menggigit.

Hendropriyono Bilang Anjing Peliharaan yang Siap Ia Pinjamkan Tak Mau Lepas Gigitan Jika Menyerang

Hasil dari gigitannya bisa menjadi lubang pada kulit seperti luka tusukan, yang dibuat oleh gigi depan anjing, dan adanya luka di bagian kulit yang tergores.

Selain itu, untuk korban anak-anak, area leher dan wajah, terutama bibir, hidung dan pipi, adalah area tubuh yang umum jika digigit anjing.

Sedangkan orang dewasa lebih umum digigit pada bagian tubuh seperti bagian tangan, lengan, dan kaki.

Pertolongan pertama saat digigit anjing

Ilustrasi gigitan anjing

Jika Anda, atau orang lain yang Anda kenal digigit anjing, kemungkinan besar akan menjadi gigitan kecil yang bisa dirawat di rumah dengan mengikuti langkah-langkah seperti berikut ini:

1. Segera bersihkan luka yang sehabis digigit. Caranya, bilas dengan air hangat selama beberapa menit dengan kain bersih atau bola kapas.

2. Jika luka digigit anjing belum berdarah, pegang luka dengan lembut agar mengeluarkan darah, yang akan berfungsi untuk mencegah bakteri masuk ke luka.

3. Berikan obat pereda rasa sakit seperti parasetamol atau ibuprofen untuk mengurangi rasa sakit dan pembengkakan.

4. Setelahnya, Anda bisa mengoleskan salep antibiotik pada luka. Keringkan sebentar, lalu bungkus dengan perban atau kain kasa bersih.

Karena bisa berisiko infeksi, National Health Service juga merekomendasikan untuk meminta bantuan medis, setelah Anda tergigit oleh anjing

Ciri-ciri infeksi setelah digigit anjing

Jika Anda mecurigai bahwa diri Anda terinfeksi, segera dapatkan bantuan medis ke klinik, puskemas atau rumah sakit terdekat.

Kadang-kadang gigitan hewan yang terinfeksi dapat menyebabkan keracunan darah (sepsis), infeksi lapisan dalam jantung (endokarditis) atau infeksi lapisan luar otak (meningitis).

Berikut ini merupakan tanda-tanda tubuh yang menunjukkan adanya infeksi:

- Luka gigitan anjing terasa lebih sakit dari pertama kali
- Luka jadi merah dan bengkak di sekitar gigitan
- Keluar cairan atau nanah dari luka gigitan
- Mengalami demam dengan suhu 38 ° C atau lebih, dan kondisi tubuh menggigil

Ciri-ciri anjing mau menggigit

Sebelum tergigit oleh anjing, ada baiknya Anda harus waspada dan memerhatikan tanda-tanda anjing akan menggigit.

Di awal, mungkin anjing akan memberikan sinyal yang mengisyaratkan bahwa anjing tersebut tidak mau diganggu.

Salah satu gerak-geriknya termasuk menjilati bibir, menguap, dan memutar kepalanya.

Perhatikan juga gerakan anjing berikut ini:

- Anjing akan memperlihatkan gigi-giginya sambil menatap Anda
- Rambut di bagian  punggung anjing akan naik berdiri
- Telinga anjing akan bergerak mundur melawan kepala atau ke depan
- Kaki anjing akan menegang

Jika Anda berpikir seekor anjing akan menggigit Anda, baiknya jangan lari, melainkan tetap tenang.

Jika bisa, cobalah untuk mendapatkan sesuatu (biasanya batu) antara Anda dan anjing.

Posisikan tubuh untuk  berdiri tegak dengan kedua kakimu, dan buat lengan menempel di sambil membuat tinju yang mengarah pada anjing.

Jangan melihat langsung mata anjing, karena ini akan ditafsirkan sebagai tanda bahwa Anda akan menyerang, maka tatap ke bawah atau ke sisi lain anjing.

Dengan berdiri diam, anjing akan kehilangan minat menggigit, dan Anda mungkin bisa mundur perlahan.

Kronologi Anjing Gigit PRT Hingga Tewas

Kapolsek Cipayung Kompol Abdul Rasyid menceritakan kronologi peristiwa tewasnya seorang pembantu rumah tangga bernama Yayan (35) karena terkaman anjing di rumah majikannya.

Yayan tewas setelah diterkam Sparta, anjing jenis Malinois Belgia milik majikannya di Jalan Langgar Rt. 04/04 No. 41, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta timur, Jumat (30/8) malam lalu.

Awalnya, TD (72) yang merupakan pemilik rumah meminta Yayan untuk memberi makan anjing berjenis Malinois Belgia tersebut.

Malinois Belgia
Malinois Belgia (istimewa)

"Jadi majikannya ini menyuruh korban untuk memberi makan. Padahal dia sudah bilang kalau takut sama anjingnya," kata Rosyid di Mapolsek Cipayung, Jakarta Timur, Senin (2/9/2019).

 Rumah Pemilik Anjing yang Terkam PRT Hingga Tewas Didemo Warga, 10 Orang Pernah Jadi Korban

Namun, lantaran baru bekerja selama 2 minggu, Yayan mencoba untuk memenuhi permintaan TD.

Setelah pintu kandang terbuka, secara tiba-tiba, anjing tersebut menerkam Yayan dan mengigitnya dengan membabi buta.

"Habis buka kandang, tiba-tiba langsung nerkam begitu. Digigit di bagian leher, kemudian ada luka juga di payudara kanan dan cakaran di dada bagian tengah," tuturnya.

 BREAKING NEWS: Pembantu Rumah Tangga Tewas Diterkam Anjing Majikannya

Korban langsung dilarikan ke RS Adhyaksa untuk mendapatkan pertolongan medis.

Lantaran luka yang diderita cukup parah, perempuan malang itu kemudian dirujuk ke RS Polri Kramat Jati.

"Namun saat tiba di RS Polri, korban sudah tidak ada (meninggal)," ujarnya.

Kapolsek menambahkan suami Yayan yang juga merupakan ART di rumah tersebut melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Cipayung, Jakarta Timur.

Didemo warga

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Sparta, anjing berjenis Malinois Belgia baru saja menerkam Yayan (35) hingga tewas pada Jumat (30/8) lalu, di Jalan Langgar Rt. 04/04 No. 41, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta timur, sudah sering menggigit warga sekitar.

Bambang (46) seorang warga sekitar mengatakan sudah ada 10 orang yang menjadi korban gigitan Sparta sejak bertahun-tahun lalu.

 BREAKING NEWS: Pembantu Rumah Tangga Tewas Diterkam Anjing Majikannya

"Ada banyak yang digigit, tapi memang ini majikannya mau tanggung jawab sih," ungkap Bambang di lokasi.

Warga pun sempat protes lantaran kejadian gigitan tersebut terus terulang kembali.

Hingga kemudian emosi warga tersulut setelah mengetahui Yayan meregang nyawa.

Pada Minggu (1/9) kemarin, warga berbondong-bondong menyambangi rumah pemilik anjing berinisial HS (73).

"Kami berdemo dan menolak keberadaan anjing pembunuh itu. Kami mau anjing itu enggak ada di lingkungan kampung kami," tegas Bambang.

Warga memasang spanduk.
Warga memasang spanduk. (Warta Kota/Rangga Baskoro)

Protes warga kemudian ditanggapi oleh Lurah Cilangkap, Nasir Sugiar yang mendatangi rumah HS didampingi oleh Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (KPKP) Jakarta Timur, Senin (2/9) pagi tadi.

Namun sayangnya, tak satu pun pemilik rumah yang ada di kediaman tersebut.

"Jadi mungkin rencananya kami akan kembali lagi ke sini besok untuk menindaklanjuti laporan warga kami," ucap Nasir.

Pantauan Warta Kota, pemilik rumah sudah memberikan peringatan berupa kertas di depan pagar bertuliskan, "Awas Ada Anjing Galak (Minta Anak Buka Pintu)".

Rumah tersebut terbilang cukup besar dengan halaman yang sangat luas di depannya. Terlihat jeruji besi di bagian kanan rumah.

Saat para warga mengetuk pagar, terdengar suara Sparta yang menyalak cukup lama dari dalam kandang tersebut.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved