Tewas digigit anjing

Rumah Pemilik Anjing yang Terkam PRT Hingga Tewas Didemo Warga, 10 Orang Pernah Jadi Korban

Sejumlah warga di Cipayung berdemo di depan rumah pamilik anjing yang menerkam dan menggigit pembantu rumah tangga di rumah itu hingga tewas.

Rumah Pemilik Anjing yang Terkam PRT Hingga Tewas Didemo Warga, 10 Orang Pernah Jadi Korban
Warta Kota/Rangga Baskoro
Warga menyiapkan spanduk protes terhadap pemilik anjing yang menerkam seorang PRT hingga tewas di Cilangkap, Jakarta Timur. 

Sejumlah warga di Cipayung, Cilangkap, Jakarta Timur berdemo di depan rumah pamilik anjing yang menerkam dan menggigit pembantu rumah tangga di rumah itu hingga tewas. 

Sparta, anjing berjenis Malinois Belgia baru saja menerkam Yayan (35) hingga tewas pada Jumat (30/8) lalu, di Jalan Langgar Rt. 04/04 No. 41, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta timur, sudah sering menggigit warga sekitar.

Bambang (46) seorang warga sekitar mengatakan sudah ada 10 orang yang menjadi korban gigitan Sparta sejak bertahun-tahun lalu.

BREAKING NEWS: Pembantu Rumah Tangga Tewas Diterkam Anjing Majikannya

"Ada banyak yang digigit, tapi memang ini majikannya mau tanggung jawab sih," ungkap Bambang di lokasi.

Warga pun sempat protes lantaran kejadian gigitan tersebut terus terulang kembali.

Hingga kemudian emosi warga tersulut setelah mengetahui Yayan meregang nyawa.

Pada Minggu (1/9) kemarin, warga berbondong-bondong menyambangi rumah pemilik anjing berinisial HS (73).

"Kami berdemo dan menolak keberadaan anjing pembunuh itu. Kami mau anjing itu enggak ada di lingkungan kampung kami," tegas Bambang.

Warga memasang spanduk.
Warga memasang spanduk. (Warta Kota/Rangga Baskoro)

Protes warga kemudian ditanggapi oleh Lurah Cilangkap, Nasir Sugiar yang mendatangi rumah HS didampingi oleh Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (KPKP) Jakarta Timur, Senin (2/9) pagi tadi.

Namun sayangnya, tak satu pun pemilik rumah yang ada di kediaman tersebut.

"Jadi mungkin rencananya kami akan kembali lagi ke sini besok untuk menindaklanjuti laporan warga kami," ucap Nasir.

Pantauan Warta Kota, pemilik rumah sudah memberikan peringatan berupa kertas di depan pagar bertuliskan, "Awas Ada Anjing Galak (Minta Anok Buka Pintu)".

Rumah tersebut terbilang cukup besar dengan halaman yang sangat luas di depannya. Terlihat jeruji besi di bagian kanan rumah. Saat para warga mengetuk pagar, terdengar suara Sparta yang menyalak cukup lama dari dalam kandang tersebut.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved