Minggu, 17 Mei 2026

Jangan Silau dalam Memilih Tawaran Investasi Emas

Emas dianggap safe haven, yakni dianggap sebagai aset yang aman saat pasar bergejolak akibat lentalnya ketidakpastian.

Tayang:
thinkstockphotos
Ilustrasi logam mulia. 

WARTA KOTA, PALMERAH---- Kehebohan sedang melanda emas, seiring dengan harga emas yang kian kemilau.

Misalnya emas produksi Antam yang belakangan ini mencetak rekor harga tertinggi baru.

Pekan lalu, harganya menembus Rp 755.000 per gram, tertinggi sepanjang sejarah.

Setelahnya harga memang sempat sedikit terkoreksi, namun harga emas Antam masih dapat mencetak rekor baru di posisi Rp 759.000 per gram.

Pelaku pasar yakin, harga logam mulia ini akan kembali naik, dan menembus Rp 800.000 per garm tahun ini.

Tren kenaikan harga emas dipacu ketidakpastian ekonomi dunia, salah satunya karena perang dagang AS vs China.

Emas dianggap safe haven, yakni dianggap sebagai aset yang aman saat pasar bergejolak akibat lentalnya ketidakpastian.

Terlebih, emas juga likuid alias mudah diperjualbelikan.

Di tengah optimisme kenaikan harga emas, ada beragam tawaran layanan investasi emas.

Mulai investasi emas fisik secara langsung, maupun tawaran investasi investasi emas secara online.

Penggemar Film Horor, Ini Dampak Positif dan Negatif: Meningkatkan Risiko Pengentalan Darah?

Cara pembayarannya pun beragam, bisa tunai, bisa pula dengan mencicil .

Seperti yang ditawarkan PT Tamasia Global Sharia (Tamasia).

Perusahaan ini merupakan perusahaan teknologi dengan platform digital pertama di Indonesia yang menyediakan jasa transaksi emas mulai dari jual-beli, tabungan, hingga arisan dengan sistem syariah.

Muhammad Assad, Co-founder dan CEO Tamasia, mengatakan, ada dua fasilitas investasi emas yang ditawarkan perusahaannya.

Pertama, fasilitas bernama Beli Suka-Suka.

Platform ini menawarkan pembelian emas mulai dari 1 gram hingga 1.000 gram, yang bisa dibayarkan secara berkala hingga 24 bulan dengan nominal angsuran yang terjangkau.

Proses pembelian emas di aplikasi Tamasia tak rumit.

Pelanggan tinggal menentukan jumlah gram emas yang mau dibeli dan lama angsuran.

Lalu pilih cara pembayaran, bisa tunai, transfer atau autodebet dari rekening bank pelanggan.

Tamasia, kata Assad, juga menjual emas sesuai harga awal. Misal, harga awal pembelian Rp 600.000 per gram.

Jika di kemudian hari harga emas berubah, Tamasia akan tetap mengenakan harga sesuai akad. Ini yang diklaim Tamasia sebagai prinsip bisnis syariah.

Kedua, layanan Markisa, singkatan dari Mari Kita Arisan Emas.

Sumber: Kontan
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved