Bagaimana Prospek Ruko ke Depan? Berikut Penjelasan dari Pakar dan Konsultan
Prospek rumah toko atau ruko masih bisa berkembang karena karakter ruko yang cenderung fleksibel, akan selalu berkembang mengikuti kebutuhan pasar.
Padahal ruko yang paling diminati oleh pasar saat ini berukuran lebar 4 meter dan panjang15 meter atau seluas kurang lebih 60 meter persegi saja.
Adapun kawasan yang biasa diincar untuk pembangunan ruko adalah kawasan yang ramai di pinggiran kota, kota kecil maupun sedang.
WARTA KOTA, PALMERAH--- Prospek rumah toko atau ruko masih bisa berkembang.
Jehansyah Siregar, Pakar dan Pengajar kelompok Keahlian Perumahan dan Permukiman Intitute Teknologi Bandung, mengatakan, karakter ruko yang cenderung fleksibel, akan selalu berkembang mengikuti kebutuhan pasar.
Ia mencontohkan, ruko kini tidak hanya difungsikan untuk berjualan.
• Lima Hal soal Warren Buffett yang Jarang Diketahui Orang
Sektor profesi seperti klinik gigi, arsitek, akuntan, hingga coworking space juga mulai memanfaatkan ruko.
"Ruko efisiensi luas lantainya maksimal, utilitasnya sederhana, hanya air bersih, listrik, dan limbah," kata Jehansyah seperti dikutip Kontan, Kamis (29/8/2019).
Jehansyah mengatakan, desain ruko sangat sederhana, kebanyakan hanya mengubah bagian depannya saja.
Selain itu, membangun ruko tidak memerlukan modal besar.
• Ini Manfaat Daun Kelor, Jangan Sembarang Memberikan Hasil Olahan Kepada Anak
Setidaknya satu meter persegi ruko membutuhkan dana sekitar Rp 7 juta.
Padahal ruko yang paling diminati oleh pasar saat ini berukuran lebar 4 meter dan panjang15 meter atau seluas kurang lebih 60 meter persegi saja.
"Kalau cepat tidak untung yang kembali, tergantung kawasannya ramai tidak," kata Jehansyah.
Adapun kawasan yang menurut Jehansyah biasa diincar untuk pembangunan ruko adalah kawasan yang ramai di pinggiran kota, kota kecil maupun sedang.
• 10 Manfaat Baca Buku, Satu di Antaranya Bisa Menurunkan Risiko Demensia
Jehansyah memproyeksikan ruko di daerah yang belum memiliki pusat perbelanjaan masih akan berkembang pesat.
Tidak jauh berbeda, Head of Research and Consultancy Saville Indonesia, Anton Sitorus, mengatakan, bisnis ruko memiliki prospek ke depannya karena permintaan pasar masih besar.