Ini Manfaat Daun Kelor, Jangan Sembarang Memberikan Hasil Olahan Kepada Anak
Daun kelor yang juga disebut moringa ini dipercaya dapat membantu menjaga kadar gula darah serta memiliki kandungan antioksidan tinggi.
WARTA KOTA, PALMERAH--- Ramuan tradisional Indonesia memang beragam.
Satu di antaranya adalah ramuan yang memakai bahan dasar daun kelor.
Meski di sisi lain, daun kelor sering digunakan dalam ritual.
Secara ilmiah, manfaat daun kelor ternyata juga sudah banyak diteliti.
Daun yang juga disebut moringa ini dipercaya dapat membantu menjaga kadar gula darah serta memiliki kandungan antioksidan tinggi.
• Angka Kelahiran Rendah, Ini Penyebab Wanita Korea Selatan Sulit Hamil
• Buka Rekening Tabungan via Online, Daftar Bank untuk Buka Rekening Tanpa ke Kantor Cabang
• 10 Panduan Liburan ala Seleb Luar Negeri, Mulai dari Lionel Richie Hingga Jessica Alba
Selain itu, kandungan nutrisi daun kelor pun ternyata tak kalah baiknya.
Sebagai komponen yang kerap digunakan dalam obat-obatan tradisional, manfaat daun kelor untuk kesehatan ternyata bukan mitos.
Meski begitu, jangan serta-merta memberikan olahan daun ini pada anak.
Perhatikan efek samping yang mungkin terjadi dan diskusikan terlebih dahulu dengan dokter mengenai keamanannya.
Hingga saat ini, memang masih belum banyak penelitian yang menyebutkan efek samping konsumsi daun kelor dalam jangka panjang.
Namun, para ahli mengkhawatirkan, mengonsumsi daun kelor secara berlebih bisa menyebabkan mual, diare, dan heartburn.
Selain itu, meski daun kelor dipercaya bermanfaat untuk kesehatan, Anda sebaiknya tidak mencoba menggunakan bagian lain dari pohon kelor yang belum terbukti khasiatnya secara ilmiah.
Misalnya, mengonsumsi akar pohon kelor.
Pasalnya, akar pohon kelor disebutkan mengandung bahan beracun.
Selain itu, hindari konsumsi ekstrak pohon kelor apabila sedang hamil dan menyusui, untuk mencegah pengaruhnya pada janin dan bayi.
Jika Anda mengonsumsi suplemen yang mengandung daun kelor, pastikan suplemen tersebut telah tercatat di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), untuk memastikan keamanannya.
Selain itu, waspadai juga kemungkinan munculnya reaksi alergi daun kelor.
Meski alami, bukan berarti kita dapat menggunakannya secara sembarangan.
Segera hubungi dokter apabila muncul gejala alergi seperti sesak napas, gatal, dan ruam setelah mengonsumsi tanaman ini.
Beberapa penelitian menyebutkan, daun yang satu ini bisa memberikan berbagai manfaat kesehatan, seperti:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/daun-kelor_okmm.jpg)