Seleksi Pimpinan KPK
Calon Pimpinan: KPK Tidak Sehat dan Butuh Obat
CALON pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango menjabarkan beberapa langkah yang bakal ia tempuh jika lolos menjadi pimpinan KPK.
Penulis: |
"Ini sebetulnya tamparan keras di luar keputusan Mahkamah Agung terhadap Syafruddin Arsyad Temenggung (SAT)," ujar Nawawi.
"Mereka (KPK) tidak hati-hati di dalam penetapan tersangka, mengingat ada batasan tidak boleh menghentikan status atau SP3."
"Kalau tidak boleh SP3, jangan teledor dalam penetapan tersangka," tegas Nawawi.
• Calon Pimpinan KPK Ini Sebut Operasi Tangkap Tangan Melanggar Prinsip Ilmu Hukum
Berikut ini beberapa praperadilan terakhir yang dihadapi KPK versus tersangka korupsi:
1. Miryam Haryani di kasus memberikan keterangan palsu.
2. Rohadi di kasus suap dan gratifikasi.
3. Bupati Nganjuk Taufiqurrahman di kasus korupsi pembangunan jembatan serta perbaikan jalan.
4. Bupati Buton Samsu Umaar Abdulah di kasus suap Akil Mochtar.
5. Mantan Ketua DPD Irman Gusman di kasus suap kuota Gula Impor.
7. Gubernur Aceh Irwandi Yusuf.
6. Kasus BLBI.
Sebelumnya, seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tinggal menyisakan 20 orang lagi.
• Ibu Kota Pindah, Kemendagri Berniat Usulkan Jakarta Jadi Daerah Otonomi Khusus
20 orang tersisa itu hasil saringan tahap profile assessment pada 8-9 Agustus 2019.
Tahap seleksi selanjutnya, ke-20 calon pimpinan KPK itu harus mengikuti tes kesehatan pada Senin (26/9/2019) pekan depan.
• Daftar Lengkap 20 Calon Pimpinan KPK yang Lolos Profile Assessment, Empat Jenderal Polisi Bertahan
Tes kesehatan digelar di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, mulai pukul 08.00 WIB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/calon-pimpinan-kpk-nawawi-pomolango.jpg)