Tol Trans Sumatera
Via Tol Trans Sumatera, Bakauheni-Palembang Hanya Empat Jam
SALAH satu manfaat dibangunnya infrastruktur Jalan Tol Trans Sumatera dibangun adalah efisiensi waktu tempuh.
Progres fisik pembangunan ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang yang membentang sepanjang 112 kilometer saat ini sudah mencapai 98 persen.
SALAH satu manfaat dibangunnya infrastruktur Jalan Tol Trans Sumatera dibangun adalah efisiensi waktu tempuh.
Lainnya, tentu saja menciptakan pertumbuhan-pertumbuhan ekonomi baru, juga meningkatkan daya saing kawasan-kawasan yang dilintasi.
Nantinya, jika seluruh ruas mulai dari ujung selatan Provinsi Lampung hingga Provinsi Sumatera Selatan, yakni Bakauheni-Palembang rampung dibangun, waktu tempuh menjadi hanya 4 jam.
• Ini 7 Ruas Tol Prioritas di Jalur Tol Trans Sumatera dari Bakauheni hingga Banda Aceh
• BERITA FOTO : Jalan Tol Trans Sumatera Terus Dikebut PT Hutama Karya
Waktu tempuh 4 jam tersebut untuk kondisi tol saat ini atau belum sepenuhnya operasional.
Adapun progres fisik pembangunan ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang yang membentang sepanjang 112 kilometer saat ini sudah mencapai 98 persen.
Capaian tersebut merupakan catatan per Juli 2019.
Namun demikian, kendati sudah siap untuk dioperasikan, hingga kini belum terdapat informasi lengkap mengenai waktu peresmian tol ini.
• Juni Ditargetkan Selesai, Tol Bakauheni-Palembang Pangkas Waktu Tempuh hingga 6 Jam dari 12 Jam
• Bisa Dijajal Nih, Cuma 6 Jam Mudik Lebaran via Jalan Tol Bakauheni-Palembang
Favorit masyarakat
Kehadiran Jalan Tol Trans Sumatera terbukti telah menjadi favorit masyarakat untuk mendukung aktivitas sehari-hari.
Tak hanya sebagai penunjang kegiatan pribadi, tapi juga bisnis dan logistik.
Terutama untuk ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar.
Kepala Cabang Hutama Karya Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Hanung Hanindito mengatakan, pasca diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 8 Maret 2019, Tol Bakauheni-Terbanggi Besar sangat diminati masyarakat.
"Kendati pun sudah bertarif sejak 17 mei 2019, antusiasme masyarakat tak juga surut. Kami mencatat Lalu lintas Harian Rata-rata (LH) yang melintasi tol ini sekitar 9.000 kendaran," ungkap Hanung kepada Kompas.com, Minggu (25/8/2019).
Angka tersebut, lanjutnya, merupakan 52 persen dari total target LHR yang ditetapkan.
Umumnya, masyarakat pengguna Tol Bakauheni-Terbanggi Besar merasakan efisiensi waktu dan tenaga saat menggunakan jalan berbayar ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/rest-area-km-215a-tol-terbanggi-besar-pematang-panggang.jpg)