Selasa, 21 April 2026

Film

Mengapa Dono, Kasino dan Indro Memberi Nama Grup Lawak Mereka dengan Warkop DKI?

Nama Warkop DKI menjadi legendaris karena eksistensi karya mereka sejak awal 1970-an hingga sekarang. Mengapa Warkop DKI yang dipilih sebagai nama?

Istimewa
Dono, Kasino, Indro Warkop 

Kesederhanaan di warung kopi memberi inspirasi kepada Wahjoe Sardono alias Dono Nanu Mulyono, Rudy Badil dan Kasino Hadiwibowo, serta Indrodjojo Kusumonegoro (63) membentuk grup.

Diantara para legenda tersebut, hanya tersisa Indrodjojo Kusumonegoro yang kini populer dengan nama panggung Indro Warkop.

Awalnya, ketika berdiri di awal 1970-an, mereka ingin membentuk grup musik yang menyanyikan lagu-lagu bernada jenaka dan kocak, bukan grup lawak.

Indro Warkop ketika meluncurkan 'Buku Main Main Jadi Bukan Main' bersama mendiang Rudy Badil medio 2013.
Indro Warkop ketika meluncurkan 'Buku Main Main Jadi Bukan Main' bersama mendiang Rudy Badil medio 2013. (Instagram @indrowarkop_asli)

"Semula kami ingin membuat grup band yang menyanyikan lirik lagu komedi, dan bukan grup lawak," kata Indro Warkop berbincang Senin (26/8/2019) sore.

Saat berbincang santai di Karnos Studio, Jalan Transyogi, Cibubur, Jakarta Timur, itu Indro Warkop ditemani Aliando Syarief (22), Adipati Dolken (27) dan Randy Danistha (33).

Mereka adalah pemeran Dono, Kasino dan Indro (DKI) di film Warkop DKI Reborn yang akan diputar di seluruh bioskop Indonesia mulai 12 September 2019.

Hadirnya Film Warkop DKI Reborn Merupakan Salah Satu Cara Indro Melestarikan Warkop DKI

Filosofi Nama Grup Lawak yang Kini Legenda, Indro Warkop: Warung Kopi itu Gambaran Indonesia Banget!

Hadir pula penyanyi lawas Edo Kondologit (52) yang sedang menyerukan perdamaian untuk Papua bersama Indro Warkop dan para pemain film Warkop DKI Reborn era milenial tersebut.

Selain kesederhanaan, Indro Warkop menyatakan, ada demokrasi dan komunikasi intens di warung kopi. Warung kopi juga diyakini sebagai salah satu budaya di Indonesia.

Di warung kopi, proses komunikasi terjadi tanpa melihat latar-belakang setiap orang yang asyik berbincang disana.

Legenda Warkop DKI, Indro (depan), bersama para pemeran Film Warkop DKI Reborn 3, dari kiri ke kanan, Adipati Dolken, Aliando Syarief, dan Randy Nidji berfoto saat berkunjung ke Redaksi Warta Kota, Palmerah, Kamis (22/8/2019).
Legenda Warkop DKI, Indro (depan), bersama para pemeran Film Warkop DKI Reborn 3, dari kiri ke kanan, Adipati Dolken, Aliando Syarief, dan Randy Nidji berfoto saat berkunjung ke Redaksi Warta Kota, Palmerah, Kamis (22/8/2019). (Warta Kota/Alex Suban)

"Mau ngopi di warung kopi sambil kakinya diangkat diatas bangku juga nggak ada yang marah kan," ucap Indro Warkop.

Dari filosofi tersebut, mendiang Wahjoe Sardono alias Dono, Nanu Mulyono, Rudy Badil, Kasino Hadiwibowo atau Kasino dan Indro mendirikan grup lawak Warkop.

Grup itu berdiri setelah mereka memandu program acara yang kemudian bernama Warkop DKI di Radio Prambors Jakarta medio 1970-an.

Begini Asal-Usul Nama Grup Warkop DKI yang Menjadi Legendaris Sampai Sekarang Menurut Indro Warkop

Indro Warkop Tidak Ikut Campur Memilih Pemeran Dono Kasino dan Indro di Film Warkop DKI Reborn

Dari program unggulan radio anak muda yang ketika itu sudah populer di Jakarta, Indro dkk juga membentuk grup lawak bernama Warkop DKI.

DKI belakangan populer sebagai singkatan nama para personelnya, yakni Dono, Kasino dan Indro.

"Ada demokrasi setiap kali ngobrol di warung kopi," kata Indro Warkop.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved