Aksi Sosial
ARJ Santuni Seribu Anak Yatim & Dhuafa Serta Operasi Bibir Sumbing Gratis
"Jadi selain santunan, ada bakti sosial berupa doa lintas agama dan operasi bibir sumbing gratis bagi masyarakat yang membutuhkan."
Penulis: Feryanto Hadi |
Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) menggelar acara sosial memberi santunan seribu anak yatim dan dhuafa di Aula BPLP Pertanian, Kota Medan, Sumatera Utara, Sabtu (24/8/2019).
Penanggung jawab Tunggal ARJ, Haidar Alwi dalam siaran pers-nya mengatakan bahwa acara ini berbeda dengan yang sudah dilaksanakan sebelumnya di sejumlah kota besar di Pulau Jawa.
"Jadi selain santunan, ada bakti sosial berupa doa lintas agama dan operasi bibir sumbing gratis bagi masyarakat yang membutuhkan," ujar Haidar Alwi.
Acara bertajuk 'Semarak Kemerdekaan' itu merupakan bagian dari rangkaian program santunan satu juta anak yatim dan dhuafa yang telah dimulai ARJ sejak 17 April 2019.
Tujuan aksi sosial itu sebagai ungkapan rasa syukur atas terpilihnya Jokowi-Ma'ruf sebagai presiden dan wakil presiden Indonesia periode 2019-2024.
Selain itu, aksi sosial sebagai bentuk merayakan HUT ke-74 kemerdekaan RI.
• Tina Toon: Pin Emas DPRD DKI Hanya Simbolis Harus Dikaji Ulang
"Maka ini adalah salah satu cara kami mengisi kemerdekaan yakni dengan memberikan manfaat bagi masyarakat melalui bakti sosial operasi bibir sumbing gratis," tutur Haidar Alwi.
Selain itu, melalui acara tersebut diharapkan dapat memupuk dan memperkuat silaturahmi antar-relawan dan antar-organ yang bernaung di bawah ARJ dengan masyarakat sekitar.
Menurutnya, kedekatan dengan masyarakat perlu dipelihara karena ARJ bertekad untuk mengawal pemerintahan Jokowi-Ma'ruf selama lima tahun ke depan.
"Untuk mewujudkan Visi Indonesia, masukan aspirasi dari masyarakat sangat dibutuhkan. Bila kedekatan ini terpelihara, maka komunikasi akan berjalan dengan lancar."
"Aspirasi masyarakat akan kami sampaikan kepada pemerintah untuk dapat dipertimbangkan demi Indonesia yang lebih baik," katanya.
• Barbie Kumalasari Akui Video Dugemnya Viral di Media Sosial, Galih Ginanjar Izinkan Dugem
Sebagai tokoh nasional anti-radikalisme dan intoleransi, Haidar Alwi mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Menurut dia, kelompok radikal dan intoleran terus berupaya memecah-belah bangsa Indonesia.
"Ini yang harus kita waspadai dan kita lawan bersama. Jaga persatuan kita, jangan mudah terprovokasi oleh mereka yang ingin mengganti Pancasila," katanya.
Sementara itu, Leonard Tampubolon, Koordinator ARJ Sumatera Utara mengucapkan terimakasih kepada ARJ Pusat dan seluruh relawan atas kesuksesan acara sosial tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/aliansi-relawan-jokowi124.jpg)