Berita Video
VIDEO: Siswi SMK di Bekasi Dibully dan Dikeroyok Kakak Kelas dan Alumni
GL mengaku tak tahu penyebab dirinya dapat perlakuan kasar dari kakak kelas dan alumni sekolahnya tersebut.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ahmad Sabran
Oleh karenanya GL tak pernah bercerita ke siapun hingga akhirnya orangtuanya mengetahui dari tetangga karena video kekerasan yang dialaminya viral.
"Saya engga cerita ke siapa-siapa takut, saya juga mau engga mau sekolah. Takut kenapa-kenapa," ucap GL.
Usai kejadian GL mengaku sempat tak masuk sekolah pada Jumat (16/8/2019). Saat disekolah dirinya diikuti dan terus diawasi kakak kelasnya tersebut.
Hingga akhirnya ia memutuskan untuk tidak masuk sekolah kembali hingga hari ini.
"Saya takut, badan saya juga masih pada sakit," kata GL yang selalu menunduk saat bercerita.
GL mengaku tak tahu penyebab dirinya dapat perlakuan kasar dari kakak kelas dan alumni sekolahnya tersebut.
Akan tetapi, beberapa hari sebelum kejadian Dila alumni SMK tempatnya ia sekolah beberapa kali mengajak bertemu untuk berduel.
"Saya engga tahu apa sebabnya, dia bilang perusak rumah tangga, tapi saya engga ngerti apa maksudnya," kata GL siswi berkerudung tersebut.
Siswi Korban Persekusi Trauma Tak Mau Sekolah
Ali Sadiki (44) ayah korban tersebut menceritakan putri bungsunya itu mendapatkan perlakukan kekerasan fisik oleh teman sekolahnya pada Rabu (14/8/2019).
Awalnya, ia tak tahu kabar anaknya mendapatkan kekerasan fisik oleh teman sekolahnya.
Tiba-tiba anak engga mau sekolah dan hanya mengurung diri di dalam kamar.
Dirinya bahkan baru mengetahui anaknya mendapatkan perlakuan kasar dari video viral yang tersebar.
"Anak saya engga cerita apa-apa, tahunya dari video viral itu. Saya langsung nyesek lihat videonya. Anak saya ditendang dapat perlakuan kasar itu," ujar Ali.
Setelah diketahui, ia mencoba berbicara kepada anaknya yang baru masuk kelas 1 SMK tersebut untuk menceritakan kronologisnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/ayah-siswi-smk-di-kota-bekasi.jpg)