Ibu Kota Pindah

Fahri Hamzah Bilang Pemindahan Ibu Kota Nyaris Tak Masuk Akal karena Alasan Ini

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah menilai pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan, tindakan yang tidak masuk akal.

Fahri Hamzah Bilang Pemindahan Ibu Kota Nyaris Tak Masuk Akal karena Alasan Ini
Fahri Hamzah. (Foto: Instagram @fahrihamzah) 

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah menilai pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan, tindakan yang tidak masuk akal.

Dalam pemindahan ibu kota, lanjutnya, harus berupa undang-undang, dan harus melakukan revisi undang-undang yang sudah ada.

"Ada puluhan undang-undang yang harus diubah gara-gara ini," ujar Fahri Hamzah di Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Rombongan DPR Dipimpin Fadli Zon Ditolak Masuk Asrama Mahasiswa Papua, Ada Spanduk Bertuliskan Ini

"Itu harus datang ke DPR bawa undang-undangnya, naskah akademiknya, nanti DPR menyosialiasikan ke masyarakat diterima atau enggak, panggil pakar dan sebagainya."

"Jadi panjang ceritanya. Makanya nyaris perpindahan ibu kota itu tidak masuk akal," sambungnya.

Fahri Hamzah menyarankan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) lebih baik memindahkan lokasi kantor pemerintahannya saja, tetapi ibu kota masih di Jakarta.

Kronologi Warga Tangerang Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Universitas Pancasila, Sedang Tunggu Anak

"Dulu Pak Harto ingin mindahkin ke Jonggol, bukan mindahin ibu kota, tapi lokasi kantor pemerintahan."

"Dan yang pindah itu tidak bisa simbol negara seperti istana, DPR, tidak usah pindah, kantor pemerintah saja," papar Fahri Hamzah.

Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta izin memindahkan ibu kota negara ke Kalimantan, kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

 Jokowi Sindir Kebiasaan Pejabat Studi Banding ke Luar Negeri, Begini Reaksi Fadli Zon

Hal itu dilakukan Jokowi saat berpidato di sidang bersama DPD-DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, JUmat (16/8/2019).

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved