Perang Dagang dan Ancaman Resesi, Trump Belum Siap Bersepakat dengan China

Perang dagang yang belum menunjukkan akan berhenti diperkirakan akan membuat Amerika Serikat memasuki resesi.

Perang Dagang dan Ancaman Resesi, Trump Belum Siap Bersepakat dengan China
thinkstockphotos
Ilustrasi. Ancaman pertumbuhan ekonomi yang melambat dan resesi ditepis oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pejabat tinggi Gedung Putih. 

Dia mengisyaratkan Gedung Putih ingin melihat Beijing menyelesaikan protes yang sedang berlangsung di Hong Kong terlebih dahulu.

Penasihat ekonomi Gedung Putih, Larry Kudlow, mengatakan, para deputi perdagangan dari kedua negara akan berbicara dalam 10 hari.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Perang dagang yang belum menunjukkan akan berhenti diperkirakan akan membuat Amerika Serikat memasuki resesi.

Namun ancaman pertumbuhan ekonomi yang melambat dan resesi ditepis oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pejabat tinggi Gedung Putih.

Termasuk mereka menyatakan kalau perang dagang dengan China diklaim tak merusak ekonomi Ameriak Serikat.

Pemilik Gawai Jadul Bisa Melakukan Pembayaran QR Code

"Kami melakukannya dengan sangat baik, konsumen kami kaya, saya memberikan potongan pajak yang luar biasa, dan mereka dikelilingi dengan uang," kata Trump seperti dikutip dari Kontan.

Tapi dia kurang optimistis dibandingkan para pembantunya dalam mencapai kesepakatan perdagangan dengan China.

Trump mengatakan dirinya belum siap untuk membuat kesepakatan.

Klaim Pendemo dan Polisi Berbeda Terkait Peserta Demo

"Saya belum siap untuk membuat kesepakatan," kata Trump.

Dia mengisyaratkan Gedung Putih ingin melihat Beijing menyelesaikan protes yang sedang berlangsung di Hong Kong terlebih dahulu.

Halaman
12
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved