Jumat, 1 Mei 2026

Perang Dagang dan Ancaman Resesi, Trump Belum Siap Bersepakat dengan China

Perang dagang yang belum menunjukkan akan berhenti diperkirakan akan membuat Amerika Serikat memasuki resesi.

Tayang:
thinkstockphotos
Ilustrasi. Ancaman pertumbuhan ekonomi yang melambat dan resesi ditepis oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pejabat tinggi Gedung Putih. 

Dia mengisyaratkan Gedung Putih ingin melihat Beijing menyelesaikan protes yang sedang berlangsung di Hong Kong terlebih dahulu.

Penasihat ekonomi Gedung Putih, Larry Kudlow, mengatakan, para deputi perdagangan dari kedua negara akan berbicara dalam 10 hari.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Perang dagang yang belum menunjukkan akan berhenti diperkirakan akan membuat Amerika Serikat memasuki resesi.

Namun ancaman pertumbuhan ekonomi yang melambat dan resesi ditepis oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pejabat tinggi Gedung Putih.

Termasuk mereka menyatakan kalau perang dagang dengan China diklaim tak merusak ekonomi Ameriak Serikat.

Pemilik Gawai Jadul Bisa Melakukan Pembayaran QR Code

"Kami melakukannya dengan sangat baik, konsumen kami kaya, saya memberikan potongan pajak yang luar biasa, dan mereka dikelilingi dengan uang," kata Trump seperti dikutip dari Kontan.

Tapi dia kurang optimistis dibandingkan para pembantunya dalam mencapai kesepakatan perdagangan dengan China.

Trump mengatakan dirinya belum siap untuk membuat kesepakatan.

Klaim Pendemo dan Polisi Berbeda Terkait Peserta Demo

"Saya belum siap untuk membuat kesepakatan," kata Trump.

Dia mengisyaratkan Gedung Putih ingin melihat Beijing menyelesaikan protes yang sedang berlangsung di Hong Kong terlebih dahulu.

"Saya ingin melihat masalah Hong Kong diselesaikan dengan cara yang sangat kemanusiaan. Saya pikir itu akan sangat baik untuk kesepakatan perdagangan," kagta Trump.

Peraturan Blokir Ponsel Ilegal Mundur? Berikut Isi Lengkap Aturan Blokir Ponsel BM

Penasihat ekonomi Gedung Putih, Larry Kudlow, mengatakan, para deputi perdagangan dari kedua negara akan berbicara dalam 10 hari.

Dan jika pertemuan delegasi itu berjalan baik, pihaknya berencana meminta China datang ke Amerika Serikat untuk mendorong perundingan untuk mengakhiri perang dagang.

Bahkan dengan pembicaraan yang terhenti untuk saat ini dan ancaman tarif yang lebih besar serta risiko resesi, Kudlow mengatakan bahwa kondisi Amerika Serikat tetap masih cukup baik.

Daftar Pusat Perbelanjaan di Jabodetabek yang Beri Diskon Dalam Acara Indonesia Great Sale

Menjalankan Bisnis Online Harus Serius, Ini Penjelasan dari Alibaba

"Tidak ada resesi di depan mata. Konsumen sedang bekerja dengan upah yang meningkat. Mereka berbelanja dan menabung," klaimnya.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved