Kenapa Pasien Indonesia Lebih Senang Berobat ke Penang?
Pelayanan kesehatan di Indonesia cenderung rendah terutama bila dibandingkan dengan negara Malaysia dan Singapura.
Pelayanan kesehatan di Indonesia cenderung rendah terutama bila dibandingkan dengan negara Malaysia dan Singapura.
Meski pemerintah telah mengeluarkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan asuransi kesehatan dari BPJS Kesehatan, hal itu masih dinilai belum cukup bila pelayanan dan prosesnya masih banyak menyulitkan masyarakat.
WARTA KOTA, PALMERAH--- Pasien asal Indonesia, khususnya di Medan lebih senang berobat ke Penang.
Hal itu diungkap oleh Luthfi Mardiansyah, Founder dan Chairman Center for Healthcare Policy and Reform Studies (Chapters) Indonesia.
"Tingkat pelayanan di rumah sakit Indonesia relatif lebih rendah dibanding negara lain. Banyak pasien kita yang lokasinya di Medan, mereka memilih nyebrang ke Penang Malaysia,” kata Luthfi Mardiansyah, Senin (19/8/2019).
• Cara Aris Santoso Mempersiapkan Diri Sebelum Pensiun
Bahkan, kata Luthfi, rumah sakit di Medan juga merekomendasikan pasiennya ke Penang.
Peristiwa ini terjadi karena pelayanan kesehatan di Indonesia masih jauh dari kata sempurna.
Pelayanan kesehatan di Indonesia cenderung rendah terutama bila dibandingkan dengan negara Malaysia dan Singapura.
• Pengunjuk Rasa Hong Kong Cari Perlindungan ke Pemerintah Taiwan?
• Klaim Pendemo dan Polisi Berbeda Terkait Peserta Demo
"Bukan karena promosinya lebih bagus, tapi sebetulnya memang pelayanannya yang kurang," kata Luthfi.
Meski pemerintah telah mengeluarkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan asuransi kesehatan dari BPJS Kesehatan, hal itu masih dinilai belum cukup bila pelayanan dan prosesnya masih banyak menyulitkan masyarakat.
"Prosesnya itu sendiri masih belum membantu. Sampai hari ini masih kita lihat antrian panjang di beberapa rumah sakit,” kata Luthfi.
• Huawei Masih Dapat Penangguhan Lagi, Masih Bisa Lanjut Bisnis di Amerika Serikat?
Bagi pasien yang menderita penyakit berat dan menggunakan BPJS Kesehatan, kata Luthfi, harus menunggu satu bulan di rumah.
“Hal-hal tersebut yang mesti kita sikapi dengan baik," kata Luthfi.
• Perang Dagang dan Ancaman Resesi, Trump Belum Siap Bersepakat dengan China
Untuk itu, pihaknya menyarankan pemerintah agar mengembangkan infrastruktur kesehatan disamping infrastruktur penghubung.
Pun mengembangkan ekosistem kesehatan digital yang terintegrasi sekaligus regulasinya.
• Pemilik Gawai Jadul Bisa Melakukan Pembayaran QR Code
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ini Alasannya Pasien Asal Indonesia Banyak Berobat ke Penang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/suasana-di-rumah-sakit_kimmk.jpg)