Profil
Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi Sudah Kenyang Urus PKL
Irwandi mengaku, sangat menikmati bertugas dengan bersentuhan para pedagang. Dimana ia merasa tertantang untuk melakukan penataan yang kerap
Penulis: Mohamad Yusuf | Editor: Ahmad Sabran
Nama Irwandi bagi Pedagang Kaki Lima maupu Usaha Kecil Menengah (UKM) di Jakarta, nampaknya sudah tidak asing lagi.
Pasalnya, sejak Tahun 1989, Irwandi yang kini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, telah bertugas dengan bersentuhan langsung dengan PKL maupun UKM.
"Waktu pertama kali menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil) saya sudah bertugas di Dinas UKM. Dulu namanya Kanwil Perdagangan DKI. Saya jadi staf Bina Usaha Perdagangan dari tahun 1989 sampai tahun 2000," kata Irwandi kepada Warta Kota, Minggu (18/8/2019).
Kemudian, berawal dari staf tersebut, karir Irwandi terus merangkak naik. Mulai dari Kabid UKM Dinas KUMKMP pada tahun 2010, Sekdis KUMKMP pada 2014, hingga akhirnya menjadi Kepala Dinas KUMKMP pada 2015 silam.
"Sekarang jadi Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, juga masih mengurusi PKL. Contohnya seperti di Pasar Tanah Abang, Senen, dan Kemayoran," kata lulusan S2 Fakultas Hukum ini.
• Ratusan Anak Nelayan Ikut Lomba HUT RI Hingga Dapat Bantuan
Irwandi mengaku, sangat menikmati bertugas dengan bersentuhan para pedagang. Dimana ia merasa tertantang untuk melakukan penataan yang kerap mendapatkan pertentangan.
Namun, ia juga merasa senang jika bisa membantu para PKL agar tetap bisa mencari nafkah dengan berjualan.
"Memang capek menata PKL, tapi justru seninya di situ. Dimana kita bisa menatanya dengan baik dan tanpa perlawanan. Juga bisa membantu mereka tetap bisa mencari nafkah. Bagaimanapun, mereka berjualan untuk keluarganya, agar anak bisa makan dan sekolah. Juga meningkatkan perekonomian rakyat dan mengurangi pengangguran," katanya.
Karena itu, bapak tiga anak ini selalu melakukan cara khusus, agar PKL yang hendak ditatanya, tidak melakukan perlawanan.
Salah satunya dengan melakukan pendekatan personal kepada para PKL.
• VIDEO: Kapal Terbakar di Sulawesi Tenggara, Tujuh Orang Tewas
"Kita anggap mereka sebagai saudara atau kawan bukannya lawan. Kita harus sering turun ke lapangan. Berbincang langsung, sehingga kita tahu bagaimana caranya mengajak mereka agar mau ditata," jelasnya.
Irwandi mengaku, bahwa pengalaman paling berkesan adalah saat penataan Pasar Tanah Abang pada tahun 2010 silam.
Dimana ia memutar otak untuk memindahkan pedagang ke Blok G.
• VIDEO: Spot Budaya 2 Dukuh Atas Dilengkapi Penutup Kaca Berisi Pipa Utilitas
"Mulai dari menggratiskan sewa, kasih doorprize mobil, sampai saat ini telah dibangun jembatan penyeberangan multiguna," kata pria kelahiran 22 Juli 1962 tersebut.
Irwandi menyebut jumlah PKL yang terdata di Jakarta Pusat sebanyak 6.000 PKL. Sedangkan seluruh di Jakarta sebanyak 70.000 PKL
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/irwandi-wakil-wali-kota-jakarta-pusat.jpg)