Menjalankan Bisnis Online Harus Serius, Ini Penjelasan dari Alibaba
Memiliki toko online itu bukan sambilan, jadi harus memiliki sebuah divisi yang serius, enggak usah banyak dua orang tapi serius.
Jadi begitu membuka toko online, maka jangan sampai toko online tersebut jadi situs purbakala, enggak pernah dijenguk. Produk postingnya itu saja, itu tidak bisa.
Keseriusan menjadi kunci dari sebuah keberhasilan usaha, begitu juga toko online.
WARTA KOTA, PALMERAH--- Selama ini orang mencari tambahan penghasilan dengan melakukan bisnis online.
Pasalnya orang menilai bisnis online bisa dilakukan secara sambilan.
Akan tetapi, menjalankan bisnis online sebagai sambilan dinilai salah.
Menurut Executive Director ATT Authorized Global Partner Alibaba.com, Amalia Prabowo, bisnis harus dijalani dan dibangun dengan serius.
• Nasib Perusahaan Surat Kabar Setelah Dibeli oleh CEO Amazon Jeff Bezos
Termasuk bisnis berbasis online atau toko online.
Pelakunya harus punya struktur kerja yang teratur dan telah ditentukan.
"Memiliki toko online itu bukan sambilan, jadi harus memiliki sebuah divisi yang serius, enggak usah banyak dua orang tapi serius," kata Amalia baru-baru.
Amalia menjelaskan, divisi tersebut adalah orang-orang yang serius menggarap konten marketing lewat digital.
• Tips Bagi Pengantin Baru, Cara Mengelola Uang Angpao Pernikahan Agar Tidak Habis Sia-sia
Konten yang dihasilkan digunakan sebagai alat mempromosikan produk/jasa yang bertujuan mengenalkan toko online.
Pada akhirnya, produk atau jasa yang ditawarkan pun makin dikenal.
"Jadi begitu membuka toko online, maka jangan sampai toko online tersebut jadi situs purbakala, enggak pernah dijenguk. Produk postingnya itu saja, itu tidak bisa," kata Amalia.
Menurut Amalia, keseriusan menjadi kunci dari sebuah keberhasilan usaha, begitu juga toko online.
• Demo di Hong Kong Berkepanjangan, 10 Warga Hong Kong Kehilangan Uang Senilai Rp 213 Triliun
Namun, sering kali hal ini tidak ada pada diri pelaku usaha sehingga usahanya tidak bertahan lama dan mampu bersaing.
"Harus sangat serius dan harus sangat berdedikasi. Karena di dalam digital itu, (jangkauan) borderless, jadi digital itu produk itu bisa akses," katanya.
Amalia mengatakan, perdagangan berbasis elektronik atau electronic commerce (e-commerce) kini sudah menjadi pilihan utama, selain perdagangan konvensional.
Kehadiran e-commerce terutama dipengaruhi oleh perkembangan teknologi dan kemajuan zaman.
"Jadi e-commerce itu bukan pilihan, tapi wajib," sebutnya.
• Cara Mendapatkan Diskon Tiket Kereta Api untuk Lansia
Menurut dia, dengan kondisi saat ini seakan-akan pelaku usaha atau bisnis diharuskan mengikuti perkembangan zaman.
Ini tentu supaya tidak tertinggal dan dapat memasarkan produk atau jasanya kepada pelanggan.
Pilihan utama
Sementara itu, perdagangan berbasis elektronik atau electronic commerce (e-commerce) kini sudah menjadi pilihan utama, selain perdangangan konvensional.
Kehadiran e-commerce terutama dipengaruhi oleh perkembangan teknologi dan kemajuan zaman.
Amalia Prabowo mengatakan, kehadiran e-commerce untuk memasarkan baik produk maupun jasa tidak dimungkiri lagi dan sudah menjadi wajib "hukumnya".
• Lansia Antre Tiket untuk Dapat Potongan Harga Tiket Kereta Api
Pelaku usaha harus bisa adaptif dan siap menerima perkembangan dunia bisnis.
"Jadi e-commerce itu bukan pilihan, tapi wajib," kata Amalia.
Menurut Amalia, dengan kondisi saat ini seakan-akan pelaku usaha diharuskan mengikuti perkembangan zaman.
Ini tentu supaya tidak tertinggal dan dapat memasarkan produk/jasanya kepada pelanggan.
Selain itu, jika tidak bisa mengimbangi perkembangan maka usaha yang dijalankan bisa mati alias tutup.
"Kenapa? karena kita sudah dipaksa untuk ke arah sana. Perkembangan e-commerce setiap tahun, itu 23 persen, sehingga Anda tidak bisa tidak untuk kenal itu," kata Amalia.
Dia menambahkan, memasarkan produk atau jasa lewat e-commerce sangat baik dan punya banyak manfaat meskipun persaingan masih tetap ada.
Akan tetapi, keterjangkauan atas produk/jasa yang pasarkan akan lebih luar.
Sehingga peluang atau potensi penjualan akan lebih besar.
"Ada kemudahan dan kenyamanan, fokus," katanya.
• Pemilik Djarum dan BCA, Keluarga Hartono Masuk Dalam Daftar 25 Keluarga Terkaya di Dunia
Melihat peluang itu, Amalia berharap banyak para pelaku usaha segera masuk ke ranah e-commerce.
Apalagi, penetrasi internet dan pengguna media sosial cukup tinggi di Indoensia.
Ini tentu menjadi kesempatan besar.
"Kita menempati urutan 5 untuk jumlah pengguna internet, nomor dua untuk pengguna Facebook. Jadi artinya kita yang memiliki produk sangat terekspos, ini kesempatan bagi kita," kata Amalia.
• Saham Apa yang Potensial Tahun Ini, Berikut Penjelasan Lo Kheng Hong
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Punya Toko Online? Ini Saran Alibaba Supaya Bisnis Anda Bisa Maju dan idEA: E-Commerce Itu Bukan Pilihan, tetapi Wajib!