Kamis, 16 April 2026

Gawat, Facebook Telah Menguping Pesan Suara di Facebook Messenger Tanpa Izin

Facebook baru-baru ini mengakui telah menguping setiap pesan suara yang melintas di platfom percakapan Facebook Messenger.

freepik.com
Facebook baru-baru ini mengakui telah menguping setiap pesan suara yang melintas di platfom percakapan Facebook Messenger. 

Lebih spesifik lagi, pesan suara didengar langsung oleh telinga manusia yang dibayar Facebook secara khusus, alih-alih memasrahkan mesin pengenal suara untuk mendengar dan menganalisis pesan suara.

Menurut beberapa orang yang mengaku pernah terlibat dalam proyek "menguping" ini, beberapa pesan suara yang didengarkan terkadang berisi pesan vulgar dan bahkan dianggap cukup mengganggu.

 WARTA KOTA, PALMERAH--- Berita mengejutkan seolah tidak henti dari Facebook.

Perusahaan media sosial ini memberikan pengakuan yang membuat penggunanya mengernyitkan dahi.

Facebook baru-baru ini mengakui telah menguping setiap pesan suara yang melintas di platfom percakapan Facebook Messenger.

Pesan-pesan suara tersebut konon dianalisis lalu dicatat oleh pihak ketiga tanpa izin pengguna.

Ini Jenis Minuman Kopi Khas Indonesia

Lebih spesifik lagi, pesan suara didengar langsung oleh telinga manusia yang dibayar Facebook secara khusus, alih-alih memasrahkan mesin pengenal suara untuk mendengar dan menganalisis pesan suara.

"Seperti Apple dan Google, kami menyetop pengulasan audio oleh manusia lebih dari seminggu lalu," kata perwakilan Facebook.

Menurut beberapa orang yang mengaku pernah terlibat dalam proyek "menguping" ini, beberapa pesan suara yang didengarkan terkadang berisi pesan vulgar dan bahkan dianggap cukup mengganggu.

Beberapa orang lain yang juga dikontrak Facebook untuk mendengarkan dan menulis percakapan suara mengatakan bahwa Facebook tidak pernah memberi tahu dari mana asal data audio tersebut.

Pembuat Oleh-oleh Khas Pulau Tidung Kepulauan Seribu Semakin Berkurang

Beberapa di antara mereka sadar bahwa data audio yang mereka dengar adalah percakapan rahasia.

Saat mengetahuinya, mereka mulai merasa tidak nyaman untuk terus-menerus menguping pesan suara tersebut dan mulai meragukan legalitas serta etika kerja mereka.

Di sisi lain, Facebook mengaku bahwa para kontraktor yang dibayar untuk mendengarkan pesan suara tidak mengetahui siapa pengirim ataupun penerima pesan suara tersebut.

"Para kontraktor memeriksa apakah mesin kecerdasan buatan menginterpretasikan pesan suara dengan benar atau tidak," kata Facebook.

Daftar Pusat Perbelanjaan di Jabodetabek yang Beri Diskon Dalam Acara Indonesia Great Sale

Sayangnya, Facebook tidak mengungkap pihak ketiga mana yang dibayar untuk mendengarkan percakapan pengguna Messenger.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved