Berita Video

VIDEO: Tipu 99 Pegawai Honorer Kemdikbud Hingga Miliaran Rupiah, Pejabat Gadungan Diciduk

Herman Bima dibekuk di rumah kontrakannya di Jalan Jatiraya Nomor 27, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (29/7/2019) sekira pukul 15.00.

VIDEO: Tipu 99 Pegawai Honorer Kemdikbud Hingga Miliaran Rupiah, Pejabat Gadungan Diciduk
warta kota
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono (kedua kanan), perwakilan dari Kemendikbud (kanan)Wadireskrimum PMJ AKBP Ade Ari (kedua kiri), berbicara dalam rilis pengungkapan kasus penipuan atau penggelapan terkait rekuitmen cpns formasi 2010-2018 kategori II Honorer di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (13/8/2019). Direskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap Penipuan terkait rekruitmen CPNS 2010-2018 kategori II (honorer), dengan mengamankan 1 orang tersangka dan berbagai barang bukti. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

Ditreskrimum Polda Metro Jaya membekuk Herman Bima (57) alias Pak Bos, pelaku penipuan terhadap 99 pegawai honorer K2 di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Herman Bima dibekuk di rumah kontrakannya di Jalan Jatiraya Nomor 27, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (29/7/2019) sekira pukul 15.00.

Modusnya penipuan yang dilakukan, Herman berdalih bisa menjadikan para pegawai honorer diangkat sebagai pegawai negeri sipil (PNS) baik di pemerintahan daerah atau di kementerian.

Kepada para korban, Herman Bima mengaku sebagai pegawai atau pejabat di Sekertariat Kemendikbud di Direktorat Jenderal Pendidikan Non Formal dan Informal. Ia melengkapi diri dengan kartu pengenal sebagai PNS Kemendikbud yang selalu disematkan di baju safarinya.

Herman juga mengaku mempunyai akses dengan pejabat di Badan Kepegawaian Nasional, Kemenpan dan RB serta Kemendikbud.

Karenanya Herman meminta uang Rp 100 Juta bagi setiap honorer yang ingin ditempatkan di wilayah DKI sebagai PNS, dan Rp 70 Juta untuk honorer yang ditempatkan di luar DKI sebagai PNS.

Untuk meyakinkan korbannya, Herman berjanji akan mengembalikan seluruh uang yang diberikan, jika korban tidak diangkat atau tak lulus jadi PNS dengan menunjukkan catatan rekening banknya.

Namun nyatanya tercatat ada 99 korban Herman yang sampai saat ini tidak juga diangkat jadi PNS dan uang tidak dikembalikan.

Total uang yang berhasil digasak pelaku atau pejabat Kemendikbud gadungan, dari 99 pegawai honorer Kemendikbud mencapai Rp 5.731.000.000 atau Rp 5,7 Miliar.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan aksi penipuan Herman Bima kepada 99 korban yang semuanya pegawai honorer Kemendikbud itu dilakukannya sejak 2010 sampai 2019.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved