Berita Video

VIDEO: Tipu 99 Pegawai Honorer Kemdikbud Hingga Miliaran Rupiah, Pejabat Gadungan Diciduk

Herman Bima dibekuk di rumah kontrakannya di Jalan Jatiraya Nomor 27, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (29/7/2019) sekira pukul 15.00.

VIDEO: Tipu 99 Pegawai Honorer Kemdikbud Hingga Miliaran Rupiah, Pejabat Gadungan Diciduk
warta kota
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono (kedua kanan), perwakilan dari Kemendikbud (kanan)Wadireskrimum PMJ AKBP Ade Ari (kedua kiri), berbicara dalam rilis pengungkapan kasus penipuan atau penggelapan terkait rekuitmen cpns formasi 2010-2018 kategori II Honorer di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (13/8/2019). Direskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap Penipuan terkait rekruitmen CPNS 2010-2018 kategori II (honorer), dengan mengamankan 1 orang tersangka dan berbagai barang bukti. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

"Diduga korbannya jauh lebih banyak. Untuk saat ini tercatat ada 99 korban dari pelaku. Mereka sudah menyerahkan uang puluhan juta rupiah ke pelaku secara bertahap dan tercatat dalam sekitar 180 kuitansi," kata Argo dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Selasa (13/8/2019).

Argo mengatakan terungkapnya kasus ini setelah ke 99 korban, lewat seorang kuasa hukum mereka, membuat laporan ke Ditreskrimum atas adanya dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan pelaku pada Agustus 2018.

"Dari laporan korban tim Subdit Kamneg melakukan penyelidikan dan penyidikan serta mengumpulkan barang bukti berupa surat kuitansi setor uang dan surat lainnya," kata Argo.

Hingga akhirnya menetapkan pelaku sebagai tersangka dan membekuknya di rumah kontrakannya di Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (29/7/2019)

"Setelah pelaku kita tangkap dan kita periksa, pelaku HM alias HB ini mengakui perbuatannya sudah melakukan penipuan terhadap pegawai honorer untuk rekrutmen CPNS," kata Argo.

Argo mengatakan tersangka selalu membawa dan mengenakan kartu tanda pengenal sebagai PNS di Kemendikbud dan kartu pengenal dari Badan Kepegawaian Daerah.

"Pelaku selalu berpenampilan parlente dengan memakai baju bagus berupa jas safari. Sehingga orang percaya bahwa di adalah pegawai di kemendikbud," tambah Argo.

Dalam beraksi katanya Herman Bima sebelumnya mencari informasi mengenai nama-nama pegawai honorer di bawah Kemendikbud, baik di pusat atau Jakarta dan yang di daerah.

"Setelah melihat dan mendapat informasi itu di file situs, ia kemudian mengkomunikasikan ke korban, bahwa ia bisa membantu meloloskan menjadi pegawai negeri," kata Argo.

Kepada para korban yang bersedia dibantu untuk menjadi PNS, Herman menemuinya untuk yang di Jakarta sementara yang didaerah melalui sambungan telepon. "Ia akan meminta uang awal Rp 5 Juta sampai Rp 10 Juta, dan kemudian meminta lagi sampai total yang yang disepakati dipenuhi," kata Argo.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved