Tip Otomotif

Mobil Jarang Digunakan Tetap Wajib Ganti Oli, Ini Bahayanya Jika Melanggar

Banyak orang yang berpatokan ganti oli pada jarak tempuh. Padahal, selain angka kilometer, masalah waktu juga menjadi hal yang harus diperhatikan.

Mobil Jarang Digunakan Tetap Wajib Ganti Oli, Ini Bahayanya Jika Melanggar
Istimewa
ILUSTRASI Ganti oli mobil 

"Pergantian oli tetap wajib dilakukan enam bulan sekali meski secara jarak tempuh ideal belum tercapai karena mobil jarang digunakan..."

MOBIL jarang digunakan harus tetap dirawat. Itu sudah menjadi sebuah keharusan bagi para pemilik moda pribadi roda empat tersebut. 

Maka, meski mobil jarang digunakan, bukan berarti secara intensitasnya perawatannya jadi berkurang, apalagi bila menggangap akan lebih awet dibanding mobil yang sering digunakan.

Salah satu polemik dalam perawatan rutin mobil adalah soal masa pergantian oli atau pelumas mesin.

Federal Lubricant Optimis akan Merajai Pasar Pelumas Tanah Air setelah Diakuisisi Exxon Mobil

Ini Harga dan Keunggulan Jajaran Pelumas Master yang Baru Diluncurkan di Pameran Otomotif GIIAS 2019

Motul Moto 4T 10W-40, Pelumas Motor 4 Tak dengan Harga Terjangkau Kualitas Premium

Banyak orang yang berpatokan pada jarak tempuh. Padahal, selain angka kilometer, masalah waktu juga menjadi hal yang harus diperhatikan.

"Toleransinya rata-rata konsumen selama ini memang pada jarak tempuh, padahal ada waktu atau masanya juga," tutur Kepala Bengkel Auto2000 Suparna kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

"Bagi mobil yang jarang dipakai kebanyakan beranggapan olinya bisa lebih awet dibandingkan yang sering, padahal anggapan tersebut salah," imbuhnya.

Lebih lanjut dipaparkan, mobil yang jarang digunakan bukan berarti minim masalah apalagi perawatan.

Contoh pada pelumas mesin atau oli, walaupun didominasi pada kondisi yang cenderung statis di dalam garasi, tapi di ruang mesin juga terjadi proses oksidasi dari uap air yang berada di sekitar mobil.

Bila didiamkan terlalu lama, air tersebut bisa tercampur dengan oli mesin dan merusak kandungan adiktif pada pelumas.

Halaman
12
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved